Putra Jakarta Pertamina Menangi Putaran Pertama Proliga 2020

Pertandingan antara Jakarta Pertamina Energi vs Bhayangakara Surabaya Samator di GOR PSCC Palembang, Sabtu (8/2/2020) – Foto Ant

PALEMBANG – Tim putra Jakarta Pertamina Energi, tampil sebagai juara putaran pertama Proliga 2020. Dalam laga lanjutan Proliga 2020 Seri 2 Putaran I di GOR PSCC Palembang, Sabtu (8/2/2020) sore, Putra Jakarta Pertamina Energi menumbangkan Surabaya Bhayangkara Samator 3-1 (22-25, 25-17, 25-15, 25-18).

Meski melawan juara bertahan Proliga 2019, Jakarta Pertamina Energi berusaha membawa aura kemenangan dari seri sebelumnya di Purwokerto. Namun, mereka harus kehilangan set pertama dengan skor tipis 22-25.

Pada set kedua, Jakarta Pertamina dan Surabaya Bhayangakra Samator bermain ketat. Saling susul poin terjadi hingga skor 9-9. Tetapi setelah itu Jakarta Pertamina bermain lebih lepas, memanfaatkan banyaknya kesalahan servis tim lawan. Hasilnya Jakarta Pertamina menang 25-17, skor imbang 1-1.

Jakarta Pertamina sukses mempertahankan taktik bola pertama pada set ketiga, lewat motor serangan pemain asingnya, Alexander Minic. Hasilnya, Jakarta Pertamina mampu menggilas Surabaya Samator dengan 25-15 sekaligus membalikkan keadaan skor menjadi 2-1.

Pada set keempat, Surabaya Samator nampak benar-benar kesulitan membangun serangan. Sebaliknya Jakarta Pertamina justru bermain di atas angin, hingga mampu menyudahi pertandingan dengan 25-18. Hingga akhirnya skor 3-1 untuk Jakarta Pertamina.

Pelatih Surabaya Bhayangkara Samator, Ibarsjah Djanu mengakui, kekurangan libero menjadi faktor kesulitan bagi timnya dalam membangun sarangan. Termasuk untuk mengatasi bola-bola pertama. “Libero yang ada sekarang ini kami ambil dari spike yang memang belum bisa cover, sama seperti halnya di Seri Purwokerto,” kata Djanu setelah pertandingan usai.

Kurangnya libero menjadi catatan penting bagi Surabaya Samator, selama menjalani putaran I. Hal itu dipastikan akan segera dievaluasi dan dilaporkan ke manajemen, agar tim lebih yakin dalam upaya mempertahankan gelar juara Proliga.

Pelatih Jakarta Pertamina, Pascal W Picaulima mengatakan, servis anak asuhnya banyak yang gagal di set pertama. Sehingga harus kehilangan set pertama. “Tapi, di set kedua kami perbaiki bola-bola masuk, jadi tim lawan sulit memvariasi serangan, dan itulah kuncinya bisa menang sampai akhir,” ujar Pascal.

Ia cukup puas timnya keluar sebagai juara putaran pertama dengan raihan 11 poin. Namun ia enggan melepaskan pertandingan sisa melawan Lamongan Sadang MHS pada Minggu (9/2/2020). “Pertandingan sisa akan tetap kami kejar poinnya, karena kelebihan poin bisa kami jadikan pertimbangan untuk putaran kedua,” kata Pascal. (Ant)

Lihat juga...