PSG Ditahan Imbang Amiens 4-4
JAKARTA – Paris Saint-Germain (PSG), sempat bangkit dari ketinggalan tiga gol, dan mampu membalikkan keadaan. Namun, akhirnya ditahan imbang tuan rumah Amiens 4-4, pada laga pekan ke-25 Liga Prancis, yang berlangsung di Stadion de la Licorne, Sabtu (15/2/2020) waktu setempat atau Minggu (16/2/2020) WIB.
Tuan rumah tampil begitu klinis, dan unggul 3-0 setelah pertandingan berjalan 40 menit. Sementara PSG, mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3, tepat menjelang turun minum. Memasuki babak kedua, PSG memperlihatkan aksi heroik. Mereka berbalik unggul menjadi 4-3 pada menit ke-74. Tetapi akhirnya harus puas dengan satu poin di tangan, lantaran kelengahan pada injury time.
Hasil itu tak banyak mempengaruhi posisi PSG, yang semakin mantap di puncak klasemen dengan koleksi 62 poin. Tidak juga bagi Amiens (21), yang memang tidak mungkin beranjak dari urutan ke-19.
Pertandingan baru berjalan lima menit, ketika Serhou Guirassy membawa Amiens unggul, setelah memperdaya Thagio Silva, sebelum menjebol gawang tim tamu. PSG hampir segera membalas, tetapi tembakan Angel Di Maria masih bisa dihalau kiper Regis Gurtner dengan kakinya.
Sedangkan umpan silang matang Julian Draxler, tak mampu ditemui rekan-rekannya, untuk dikonversi menjadi gol. Kendali pertandingan yang berada di tangan PSG segera buyar, ketika Guirassy memperoleh dua peluang yang beruntung tak masuk ke gawang.
Sayang, keberuntungan itu tak tampak, ketika Gael Kakuta melepaskan tembakan cantik yang gagal diantisipasi kiper Keylor Navas pada menit ke-29, dan membuat Amiens unggul 2-0. Keunggulan Amiens bertambah lagi pada menit ke-40, saat Fousseni Diabate memanfaatkan rapuhnya pertahanan PSG, terutama di sektor bek kanan yang dipaksakan ditempati Ander Herrera.
Diabate merangsek ke dalam kotak penalti dan menyelesaikannya skema serangannya dengan tendangan, yang membuat bola sempat membentur tiang kanan sebelum melewati garis gawang. Herrera membayar kesalahannya dengan mencetak gol balasan pertama PSG tepat pada menit ke-45, ketika ia menyambut sepak pojok dengan tembakan voli yang tak mampu dihentikan kiper Regis Gurtner.
Gol tersebut seolah menjadi modal penting bagi PSG, untuk memasuki babak kedua. Dan Edinson Cavani, hampir mencetak gol ke-200, ketika ia melakukan tandukan, tetapi bola bisa ditepis oleh Gurtner dengan demilang. Pada menit ke-60, Kouassi mencetak gol pertamanya untuk memperkecil ketertinggalan PSG menjadi 2-3 dengan sundulan menyambut sepak pojok Draxler. Lima menit berselang, bek berusia 17 tahun itu membuat kedudukan menjadi imbang 3-3.
Kali ini memanfaatkan tendangan sudut Di Maria. PSG sepenuhnya membalikkan keadaan, saat Mauro Icardi melakukan sontekan mudah memanfaatkan umpan tarik matang kiriman Juan Bernat di muka gawang pada menit ke-74. PSG empat, Amiens tiga.
Gol itu seolah membunuh daya juang Amiens, menyisakan Gurtner jadi penyelamat untuk menghalau dua tembakan beruntun dari Cavani dan Di Maria. Tiga poin yang sepertinya sudah di dalam genggaman PSG tiba-tiba tergelincir, lantaran Amiens terbangun dari tidurnya, yang diawali aksi Quentin Cornette di sisi kanan diteruskan menjadi umpan tarik yang diselesaikan oleh Guirassy demi memaksakan pertandingan berakhir imbang 4-4. (Ant)