Pengelolaan Stadion Utama Sumbar, Bisa Pemerintah atau Swasta

Editor: Makmun Hidayat

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merencanakan menyerahkan pengelolaan Stadion Utama yang berada di Sikabu, Kabupaten Padang Pariaman. Hal ini dilakukan, apabila nanti Stadion Utama benar-benar telah beroperasi 100 persen.

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, mengatakan, Stadion Utama merupakan stadion terbesar di Sumatera Barat, karena dapat menampung 50 ribu penonton. Pada Agustus 2020 mendatang, Stadion Utama ini juga bakal dijadikan tempat pelaksanaan MTQ Nasional 2020.

“Jika diperlukan untuk dikelola pihak swasta, maka kita serahkan. Jika tidak perlu, ya pemerintah-lah nanti mengelolanya. Karena untuk mengelola stadion ini, rasanya juga butuh anggaran yang besar untuk perawatan dan lainnya,” katanya, Rabu (19/2/2020).

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, saat diwawancarai awak media di Padang, Rabu (19/2/2020). -Foto: M. Noli Hendra

Nasrul menjelaskan luas kawasan Stadion Utama Sumatera Barat itu mencapai 40 haktare, dan berada di Desa Sikabu. Di sana juga bakalan menjadi sport center yang dapat digunakan oleh atlet Sumatera Baart, dalam meningkatkan kemampuan dari masing-masing cabang olahraga.

Untuk itu, agar kondisi sarana dan prasarana yang ada tetap terjaga dan terawat, butuh adanya perawatan. Apabila hal demikian dianggarkan melalui anggaran daerah, maka kemungkinan bisa kewalahan.

“Kepastian diserahkan atau tidak ke pihak swasta, kita lihat saja nanti. Kan stadion-nya sekarang masih tahap penyelesaian. Intinya jika nanti dianggap diperlukan,” tegasnya.

Menurutnya, saat ini capaian pembangunan Stadion Utama telah berjalan hingga  86 persen, dimana tribun hampir selesai, dan lapangan tengah dilakukan pengerasan, dan hal lainnya juga masih dikerjakan. Artinya, secara kondisi, penampakan Stadion Utama benar-benar telah terkerangka dengan jelas.

Ia memperkirakan, jelang Agustus nanti seluruh sisi bangunan dan tribun serta lapangan tuntas dikerjakan. Mengingat Stadion Utama ini untuk pembangunan pembukaan MTQ Nasional ke-27, dengan demikian Pemprov Sumatera Barat menyatakan sudah layak untuk menyelenggarakan MTQ.

Sehingga, kondisi yang dinilai layak untuk penyelenggara MTQ Nasional nanti, cukup untuk selesainya tribun dan telah tuntasnya pengerasan di bagian lapangan. Hal ini dikarenakan, beradasarkan perhitungan event organizer akan banyak event dalam pembukaan MTQ nantinya.

“Di Stadion Utama ini, ada tribun A, B, dan C. Tribun ini akan selesai sebelum pembukaan MTQ nantinya. Sejauh ini dari peninjauan yang dilakukan hanya tribun D yang merupakan bagian tribun D yang diperkirakan bakal selesai jelang Agustus,” jelasnya.

Menurutnya, mengingat akan ada banyak kegiatan pada pembukaan nantinya, untuk lapangan sepakbola belum ditanami rumput, hal ini dikarenakan butuh perawatan yang lama untuk membuat rumput benar-benar tumbuh dengan baik.

Nasrul berharap Stadion Utama Sumatera Barat ini menjadi stadion terbaik di Sumatera Barat, dengan total daya tampung 50 ribu. Soal jalan menuju Stadion Utama juga tengah ditender, untuk segera di mulai pembangunan.

Lihat juga...