Brown Canyon Semarang, Lokasi Ekstrem Penggemar Foto Selfie
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
SEMARANG – Bagi yang gemar berfoto selfie, namun dengan lokasi yang tidak biasa atau bahkan bisa dibilang cukup ekstrem, obyek wisata Brown Canyon menjadi pilihan yang tepat.
Berawal dari tempat penambangan tanah di Kelurahan Rowosari, Tembalang, Semarang, lokasi ini cukup populer di Semarang. Obyek wisata ini menawarkan pemandangan bukit terjal dengan tebing curam, layaknya Grand Canyon di Amerika Serikat.
Sebab itu, oleh masyarakat setempat kemudian disebut dengan Brown Canyon. Kata brown, yang berarti cokelat berasal dari warna tanah perbukitan yang cokelat kekuningan.
Jika Anda berkunjung, usahakan datang di luar jam kerja atau tambang sedang libur. Sebab tempat tambang tersebut sampai saat ini masih aktif. Jika datang pas jam kerja, diharapkan lebih berhati-hati sebab lalu lalang truk membawa tanah cukup sering.
Selain itu, jika musim kemarau, cukup banyak debu yang beterbangan sehingga penggunaan masker hidung mutlak diperlukan.
Terlepas dari semua itu, Brown Canyon menawarkan pemandangan yang luar biasa. Dua bukit kecil tinggi menjulang sekitar 20 meter, akan langsung terlihat saat mendekati lokasi.
Dahulu lokasi ini berupa bukit besar, yang kemudian digali atau dikeruk tanahnya, sebagai tambang galian C, hingga tersisa dua bukit kecil menjulang.

Menuju lokasi obyek tersebut cukup mudah. Terlebih sekarang ada aplikasi peta online, sehingga memudahkan dalam mencari arah. Dari pusat kota, bisa ditempuh sekitar 30-45 menit.
Akses jalan menuju Brown Canyon juga sudah bagus, perpaduan antara aspal dan beton cor, namun saat mendekati lokasi, akan dihadapkan pada jalan tanah sepanjang kurang lebih 1 kilometer.
Ini tentu perlu kehati-hatian dalam berkendara, terutama roda dua, terlebih saat musim hujan. Bisa dipastikan kondisi jalan menjadi becek dan berlumpur.
Sesaat setelah sampai di lokasi, dihadapkan dengan dua bukit kembar yang menjadi landmark atau ciri khas Brown Canyon. Sementara, sejauh mata memandang akan menemukan bukit dan tebing curam.
Pemandangan yang berbeda ini, menjadi daya tarik dari obyek wisata yang mulai viral pada awal 2019 tersebut. Tidak jarang pasangan calon pengantin pun menggelar foto pre wedding di lokasi tersebut. Termasuk pemotretan untuk iklan otomotif, baik motor atau mobil.
Salah satu wisatawan yang ditemui di lokasi, Vira Yanuar, mengaku baru pertama kali ini berkunjung ke Brown Canyon.
“Awalnya tahu dari media sosial, lalu ada teman yang unggah foto Grand Canyon di instagram dia. Hasilnya bagus, lalu ingin mencoba. Lokasinya tidak terlalu jauh, tapi memang jalan aksesnya lumayan licin karena masih tanah liat,” papar siswa di salah satu SMA di Semarang tersebut, Minggu (16/2/2020).
Hal senada juga disampaikan Ida Nuraeni. Warga Demak tersebut, kebetulan sedang berkunjung ke Semarang, dan tertarik mengunjungi Brown Canyon.
“Pemandangannya bagus, berbeda dengan yang lain, tapi mungkin karena ini belum dikelola secara maksimal sebagai obyek wisata, jadi masih minim fasilitasnya,” paparnya.
Memang di lokasi, tidak akan menemukan fasilitas umum, seperti toilet atau tempat berteduh. Hal tersebut dikarenakan lokasi masih aktif sebagai tambang galian C. Selain itu, juga belum ada kontribusi dari tiket masuk, alias masih gratis.
“Kalau memang mau dijadikan obyek wisata secara benar, kita sebagai pengunjung berharap ada fasilitas umum, serta perbaikan jalan, sehingga lebih nyaman,” tandas Ida.