Kapolres Kebumen Instruksikan Patroli di Wilayah Rawan Bencana
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
KEBUMEN – Memasuki musim penghujan, dimana curah hujan semakin tinggi, Kapolres Kebumen, AKBP Rudy Cahya Kurniawan, menginstruksikan kepada anggota untuk melakukan patroli ke wilayah-wilayah yang rawan longsor. Serta memantau debit air sungai secara berkala.
Patroli tersebut dimaksudkan untuk bisa mengantisipasi potensi longsor maupun banjir di wilayah Kebumen. Sekecil apa pun potensi pergerakan tanah ataupun peningkatan debit air sungai, harus segera dilakukan antisipasi dan warga sekitar diberi peringatan untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Sejauh ini, wilayah Kebumen masih relatif aman, ada longsor tetapi tidak sampai memakan korban, begitu pula dengan banjir, masih aman. Tetapi kita tidak boleh terlena dan harus terus meningkatkan kewaspadaan. Patroli ke wilayah rawan longsor harus ditingkatkan,” terang Kapolres Rudy, Jumat (10/1/2020).
Patroli ke wilayah rawan longsor dilakukan ke bagian utara dan barat Kebumen yang terdapat banyak pegunungan. Patroli tersebut dilakukan untuk memantau wilayah dan mengantisipasi sekecil apa pun potensi pergerakan tanah.
Untuk pemantauan debit sungai, anggota melakukan pemantauan di Sungai Kemit, Sungai Abang dan Sungai Karanganyar. Ketiga sungai tersebut mengalami kenaikan debit air, namun masih dalam batas normal dan belum sampai melimpah keluar dari sungai.
Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman mengatakan, pemantauan dilakukan di wilayah Kecamatan Adimulyo. Total ada tiga sungai besar yang melintasi Adimulyo dan semua masih dalam kondisi normal.
“Dari hasil pemantauan di sungai besar yang melintas Adimulyo, semua terpantau normal belum menunjukkan peningkatan debit air secara siginifikan,” katanya.
Sementara itu, dalam patroli di wilayah rawan longsor, di Desa Tirtomoyo, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen, juga belum ditemukan adanya pergerakan tanah. Di lokasi tersebut, anggota justru menjumpai sebuah truk yang terperosok di pinggir jalan.
“Personel kita langsung membantu truk bermuatan pasir tersebut, dengan cara menarik truk menggunakan mobil patroli,” kata Iptu Tugiman.
Kapolres menyatakan, patroli anggota selain untuk memantau kondisi wilayah-wilayah yang rawan bencana, juga disarankan untuk membantu warga yang membutuhkan pertolongan. Sebab, pada musim hujan ini, kondisi jalanan, terutama di desa-desa cenderung licin.
“Siapa pun warga yang mengalami kesulitan dan membutuhkan bantuan, maka harus ditolong,” pungkasnya.