Masyarakat dan Prajurit Antusias Berdonor di Hari Juang TNI AD
Editor: Makmun Hidayat
MALANG — Komandan Resor Militer (Danrem) 083/Baladhika Jaya, Kol. Inf. Zainuddin mengimbau agar masyarakat mulai membudayakan donor darah untuk membantu sesama sekaligus menjadikan tubuh lebih sehat.
“Dengan berdonor, maka tubuh kita akan menjadi lebih sehat. Ibarat kita memetik ranting, maka akan tumbuh daun baru yang lebih segar lebih sehat, begitu juga jika kita melakukan donor darah,” ujarnya dalam acara bhakti sosial bertajuk ‘TNI AD untuk Rakyat’ dalam rangka memperingati Hari Juang TNI AD di Malang Town Square (Matos), Sabtu (21/12/2019).

Dia menambahkan, donor darah sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan diri sendiri maupun untuk kepentingan masyarakat yang membutuhkan darah.
Dipilihnya pusat perbelanjaan Matos sebagai tempat donor darah, kata Zainuddin, bertujuan untuk menunjukkan TNI semakin dekat dan membumi dengan rakyat. Sesuai dengan filosofinya bahwa rakyat adalah Ibu kandung dari TNI.
“Kita lakukan donor darah di pusat perbelanjaan dengan tujuan untuk membudayakan donor darah kepada masyarakat,” ucapnya.
Donor darah dilaksanakan selama dua hari dengan target awal 500 kantong darah. Namun melihat besarnya antusias masyarakat untuk berdonor, Zainuddin optimis kantong darah yang diperoleh lebih dari 500 kantong.
“Target awal memang 500 kantong darah, tapi ternyata kemungkinan bisa lebih dari itu karena banyak masyarakat yang berbondong-bondong untuk donor. Artinya sasaran kita untuk membudayakan donor darah sudah tercapai,” sebutnya.
Selain donor darah, untuk memperingati Hari Juang TNI AD juga dipamerkan beberapa alat utama sistem persenjataan (Alutsista) milik TNI Angkatan Darat serta santunan kepada Warakauri dan pejuang Trip.
“Ada beberapa Alutsista yang dipamerkan diantaranya scorpio, anoa dan startek. Tujuannya agar masyarakat familiar dengan perlengkapan perang TNI yang sebenarnya juga milik rakyat. Tidak hanya berfoto, masyarakat juga boleh menaiki kendaraan perang yang dipamerkan,” tuturnya.

Wali Kota Malang, Sutiaji, yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, para pendonor sebenarnya adalah orang yang ikhlas. Karena setelah darahnya diberikan, berarti mereka sudah mengikhlaskan darahnya untuk diberikan kepada siapa pun.
“Di pintu masuk Matos tadi juga ada peralatan perang yang dipamerkan. Hal itu merupakan simbol dari kekuatan TNI dalam menjaga kedaulatan bangsa Indonesia. Siapa pun yang berani mengusik, maka TNI siap menghadapinya,” ujarnya.
Sementara itu Mall Director Matos, Fifi Trisjanti, mengaku bangga dan sangat terhormat karena TNI AD bersedia mengadakan acara donor darah dan pameran Alutsista di pusat perbelanjaan Matos.
“Kegiatan ini benar-benar bisa membuat TNI lebih dekat dengan rakyat. Jadi kami berharap para pengunjung yang datang ke Matos selain bisa berbelanja, mereka juga bisa menikmati pameran Alutsista sekaligus berdonor darah untuk menolong sesama,” pungkasnya.