Murid SD di Denpasar Belajar Literasi Keuangan
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
DENPASAR – Puluhan murid SD di kota Denpasar mengikuti literasi keuangan melalui kegiatan Edutech Literasi Keuangan Anak Cerdas yang diinisiasi oleh Prestasi Junior Indonesia bekerja sama dengan HSBC.
Anak-anak diberikan pemahaman keuangan melalui program pembelajaran berbasis aplikasi teknologi secara online dengan menggunakan laptop atau komputer yang terkoneksi dengan jaringan khusus.
Co Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner, mengatakan, di dalam literasi ini para murid diajak untuk memanfaatkan aplikasi online tentang pengelolaan keuangan sejak dini.
Caranya yaitu, dengan belajar sembari bermain melalui sarana interaktif seperti permainan, cerita serta ilustrasi. Sehingga ke depan, mereka memiliki tanggung jawab untuk mengelola keuangannya sendiri agar bisa bermanfaat di masa depan.
Dikatakan, pemberian uang saku oleh orang tua selama ini kerap kali tidak disertai dengan tuntunan dan dorongan kepada anak untuk mengelola keuangan yang dimiliki. Selain faktor kebiasaan terbatasnya media edukasi anak mengenai keterampilan ini juga menjadi penyebabnya.
Dengan Edutech Anak Cerdas yang dapat dicapai dengan mudah, kini dapat menjadi opsi bagi orang tua untuk memulai menanamkan nilai-nilai finansial kepada anak dengan pendekatan teknologi digital yang interaktif, aman, menyenangkan, membuat pembelajaran pengelolaan uang yang komprehensif menjadi efektif dan mudah dipahami oleh anak.
“Sebelumnya aplikasi ini merupakan penyempurnaan dimana anak-anak dapat dengan mudah belajar tentang keuangan serta investasi sejak dini,” ujarnya saat ditemui di kegiatan literasi keuangan sejak dini yang dikemas melalui kegiatan Fun-ancial Day yang dilakukan di Lapangan Bajra Sandhi Renon, Denpasar, Minggu (24/11/2019).
Dia menambahkan, aplikasi ini dapat diakses dengan mudah serta tanpa batas oleh semua pelajar SD. Diyakini, literasi keuangan merupakan salah satu keterampilan masa depan yang perlu dipupuk sejak dini agar anak-anak dapat menjadi generasi cerdas secara finansial yang mampu membuat keputusan keuangan dengan tepat.
Dalam edukasi yang digelar secara singkat ini, para murid SD didampingi oleh orang tua masing-masing. Ni Made Indrawati salah seorang orang tua peserta literasi keuangan senak dini mengatakan, pihaknya sangat mendukung upaya yang dilakukan, mengingat hal ini merupakan salah satu cara mendidik anak untuk belajar hidup hemat serta cerdas mengelola keuangan sejak dini.

Perempuan yang juga berprofesi sebagai guru di SD 4 Pemecutan Denpasar ini juga berencana melakukan kerjasama untuk melakukan sosialisasi serta kegiatan literasi serupa di sekolahnya.
“Saya kan juga seorang guru, bisa saja ini saya praktikkan di sekolah saya untuk mengajak serta mengajarkan anak-anak pintar mengelola uang saku,” jelasnya.
Lagi pula, kegiatan ini merupakan langkah bagus untuk menghindari anak melakukan kegiatan yang tidak produktif bahkan cenderung boros. Baik dalam penggunaan uang jajan maupun uang saku mereka akibat digunakan untuk membeli paketan internet.
“Apalagi sekarang ini kan anak-anak kebanyakan sudah gemar bermain game online yang di sana tentu akan memerlukan uang untuk membeli pulsa. Daripada seperti itu, kita ajak mereka untuk memiliki rasa tanggung jawab untuk mengelola keuangannya sendiri agar bisa bermanfaat di masa depan,” tegasnya.