10 Hektare Lahan di Cianjur Terbakar pada Musim Kemarau Ini

CIANJUR – Kantor Sat-Pol PP dan Pemadam Kebakaran Cianjur, Jawa Barat, mencatat 10 hektare lahan mengalami kebakaran sepanjang 2019 akibat sejumlah faktor, salah satunya musim kemarau dan human error atau kelalaian warga.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Kantor Satpol PP dan Damkar Cianjur, Sulaeman Mazna, mengatakan, memasuki musim kemarau tahun ini, 10 hektare lahan mengalami kebakaran yang disebabkan puntung rokok yang dibuang sembarangan, dan bekas pembakaran sampah yang ditinggalkan.

“Kebakaran lahan tersebut terjadi di lima kecamatan yang ada di Cianjur, Cianjur Kota, Ciranjang, Cipanas, Cikalongkulon dan sejumlah lokasi di Cianjur selatan,” katanya, Jumat (26/7/2019).

Ia menjelaskan, sementara ini lahan yang mengalami kebakaran tersebut paling luas terjadi di wilayah Kecamatan Cianjur Kota dan Ciranjang, dengan rata-rata jumlah lahan seluas dua hektare persegi, dan sisanya terjadi di sejumlah lokasi lain.

“Kebakaran lahan di sejumlah kecamatan tersebut tidak sampai meluas dan sudah dapat dipadamkan petugas damkar, dibantu warga sekitar lokasi,” katanya.

Ia menuturkan, kebakaran lahan yang terjadi tahun sebelumnya seluas 15 hektare. Saat ini, jumlah kebakaran diperkirakan akan terus bertambah, karena musim kemarau masih berlangsung.

“Setiap hari, lima hingga enam orang petugas siaga di kantor damkar dan UPTD yang ada, seperti Ciranjang dan Cipanas, namun saat terjadi kebakaran akan melibatkan seluruh personel damkar,” katanya.

Ia mengimbau warga untuk mengantispasi terjadinya kebakaran lahan dengan cara tidak membuang puntung rokok sembarangan dan membakar sampah di area lahan yang mudah terbakar, seperti tegalan dan lainnya. (Ant)

Lihat juga...