Pertamina Balikpapan Antisipasi Potensi Bahaya Kembang Api

Editor: Koko Triarko

BALIKPAPAN – Pertamina memperketat pengamanan sarana dan fasilitas yang dimiliki pada Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah. Pengamanan diutamakan pada malam takbiran, yang memungkinkan adanya kegiatan menyalakan kembang api atau petasan.

Beberapa personel keamaan ditambah di sekitar area sarana dan fasilitas (sarfas) Pertamina, baik itu kilang Refinery Unit V Balikpapan, Terminal Bahan Bakar Minyak, Depot LPG, dan sarfas lainnya. “Pengamanan area sarfas dimulai pukul delapan malam sampai situasi di lapangan dinyatakan kondusif dan aman,” kata Region Manger Communication & CSR Kalimantan, Heppy Wulansari, Selasa(4/6/2016).

Pengamanan ini bertujuan mencegah adanya percikan yang dapat menimbulkan kebakaran. Kewaspadaan juga tidak hanya berpusat pada kembang api atau petasan, tetapi juga kegiatan melakukan pawai atau takbir keliling melewati sepanjang jalan atau area dari sarfas yang ada.

“Kesiagaan dalam pengamanan ini, rutin kami lakukan karena sarfas Pertamina adalah objek vital nasional dan menjadi perhatian serius dalam menjaga keamanan lingkungan. Tidak hanya bagi Pertamina, tetapi bagi masyarakat yang tinggal dekat dengan area kerja kami,” imbuh Heppy Wulansari.

Peningkatan pengamanan operasional dan area sarfas juga dilakukan dengan beberapa hal. Seperti penambahan petugas pengamanan di beberapa pos yang berdekatan dengan lingkungan masyarakat, baik yang berasal dari petugas security internal Pertamina maupun Bawah Kendali Operasi (BKO) TNI dan POLRI.

Petugas pengamanan melakukan patroli darat di sepanjang jalur area sarfas yang berpotensi dijadikan tempat bermain petasan atau menyalakan kembang api.

Untuk pengamanan Kilang RU V, selain patroli darat, patroli laut juga dilakukan menggunakan speedboat di sepanjang pesisir pantai di belang kilang RU V, mulai dari area Jetty-1 sampai dengan area dumping.

“Kami sangat berharap, masyarakat tidak menyalakan kembang api atau petasan di area dekat sarfas Pertamina, karena potensi bahaya sangat tinggi. Kami percaya, bahwa masyarakat sudah cukup bijak dalam hal ini,” kata dia.

Imbauan kepada masyarakat juga disosialisasikan melalui media spanduk di beberapa titik strategis di area sarfas untuk tidak melakukan kegiatan menyalakan kembang api dan atau petasan.

Pertamina pun berkoordinasi dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) setempat dan instansi terkait lainnya, untuk mengimbau tidak menyalakan lampu suar ke arah sarfas Pertamina, dalam hal ini RU V Balikpapan pada malam takbiran.

Manajemen RU V juga melaksanakan kegiatan on duty untuk membantu pengawasan kegiatan pengamanan area kilang yang dilaksanakan oleh sekuriti serta jajarannya.

Lihat juga...