BPJS Kesehatan Ajak Faskes Terapkan Antrean Online

Editor: Mahadeva

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan Sugiyanto saat sosialisasi ke Fasilitas Kesehatan – Foto Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN – Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mengajak Fasilitas Kesehatan (Faskes) di Balikpapan menerapkan antrean online. Program tersebut diklaim bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Antrean online, merupakan terobosan terbaru untuk memberikan kenyamanan dalam pelayanan kesehatan. Peserta yang akan melakukan pemeriksaan kesehatan, tidak perlu mengantre lama dengan sistem online.

Dengan antrean online, peserta dapat secara langsung mendapatkan nomor antrean dan informasi kepastian waktu pelayanan di fasilitas kesehatan. “Dengan diterapkannya antrean online, tentunya berguna untuk meningkatkan pelayanan kepada peserta JKN-KIS. Yang sebelumnya peserta datang lalu mendapatkan nomor antrean tetapi kini dengan antrean online peserta dapat mengakses Mobile JKN untuk mendapatkan nomor antrean,” kata Kepala Cabang BPJS Kesehatan Balikpapan, Sugiyanto, saat Sosialisasi Antrean Online, Jumat (28/6/2019).

Sugiyanto menyebut, perlu adanya dukungan dari fasilitas kesehatan untuk menyiapkan sarana dan prasarana antrean online. Dan BPJS Kesehatan akan memberikan dukungan jika fasilitas kesehatan ingin menerapkannya.

Antrean yang difasilitasi, akan bersinergi dengan aplikasi Mobile JKN. “Bagi faskes yang ingin segera untuk menerapkan antrean online ini silahkan langsung menghubungi pihak kami, agar kami dapat melakukan support untuk pemasangan,” tandas Sugiyanto.

Pada tempat yang sama hadir pula Ketua Tim Kendali Mutu Kendali Biaya (TKMKB) Erica Lukman, Dia mengatakan, bahwa antrean online merupakan inovasi yang sangat bagus karena menjadi tolok ukur peningkatan pelayanan terhadap peserta JKN-KIS.

“Ini inovasi yang sangat bagus, antrean menjadi lebih efisien, dan tingkat kepuasan peserta akan jadi lebih meningkat. Kami dari tim TKMKB akan bersama-sama menginformasikan kepada fasilitas kesehatan untuk menerapkan antrean online ini di masing-masing fasilitas kesehatan,” tandas Erica.

Erica berharap, antrean online dapat dipahami dan diterapkan oleh fasilitas kesehatan. Disisi lain, petugas fasilitas kesehatan menjadi lebih mudah melayani dan melakukan peng-entry-an kunjungan peserta.

Untuk diketahui, BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan berkerjasama dengan 222 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Di Kota Balikpapan terdapat 116 FKTP, yang tersebar di 37 FKTP di Kabupaten Paser, 46 FKTP di Kabupaten Berau dan 23 FKTP di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Lihat juga...