Bupati Banjarnegara Serap Aspirasi Melalui Tarling
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
BANJARNEGARA – Kegiatan tarawih keliling (tarling) dimanfaatkan Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, untuk menyapa warga desa, bersilaturahmi sekaligus menyerap aspirasi.
Bupati terlihat sangat menikmati acara dialog dengan warga usai Salat Tarawih.
“Saya sangat senang bisa bersilaturahmi dengan warga desa, karena pada bulan Ramadan ini semua amal ibadah kita harus ditingkatkan, demikian pula dengan silaturahmi,” kata Budhi Sarwono, Rabu (15/5/2019) malam.
Dalam perbincangan bersama warga Desa Leksana, Kecamatan Karangkobar tersebut, Kepala Desa Leksana, Hambali mengatakan, saat ini pihak desa sedang mengadakan kegiatan Kampung Ramadan. Kegiatan tersebut merupakan gagasan dari para pemuda desa dan berhasil menambah suasana religius di desa.
“Kampung Ramadan semua dilaksanakan oleh para pemuda desa dan alhamdulillah, suasana sore di bulan Ramadan dipenuhi dengan kajian Islami serta pengajian, begitu pun saat malam semakin hidup dalam suasana religius,” katanya.
Kepala Desa Karanggondang, Sudarmo menyampaikan, saat ini desanya sedang gencar mempromosikan wisata baru berupa Bukit Mandala. Bukit tersebut memiliki pemandangan yang sangat indah dan udara yang sejuk. Hanya saja, akses jalan menuju ke bukit tersebut masih minim.
Kesempatan berdialog dengan bupati dimanfaatkan Sudarmo untuk meminta pembangunan akses jalan menuju tempat wisata Bukit Mandala.
“Semoga Pak Bupati berkenan untuk membangunkan akses jalan, serta turut mempromosikan wisata Bukit Mandala di desa kami. Karena bukit ini menyimpan pemandangan yang sangat eksotik,” tuturnya.
Sementara itu, usai Salat Tarawih di Masjid Nurul Huda, Bupati Banjarnegara menyampaikan akan mempertimbangkan semua usulan yang masuk, karena salah satu tujuannya berkeliling memang untuk menyerap aspirasi langsung dari desa-desa.
Bupati juga memuji suasana Kecamatan Karangkobar yang damai dan penuh keakraban, sangat mencerminkan kehidupan desa yang guyub-rukun dan penuh persaudaraan.
“Suasana yang damai dan penuh keakraban ini, saya yakin mewakili suasana kebatinan warga desa di sini, semoga kedamaian ini bisa terus dijaga dan tidak termakan dengan berbagai macam isu di luar sana,” kata Bupati.
Usai berdialog, Bupati didampingi Ketua Baznas Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, juga menyerahkan bantuan dana kepada takmir masjid.
Acara tarling ditutup dengan pengajian yang disampaikan oleh KH Musobihin dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banjarnegara. Dalam pengajiannya, Musobihin kembali mengingatkan manusia untuk selalu berusaha menjadi orang Islam yang kaffah.
“Bulan Ramadan ini merupakan momen yang sangat bagus untuk kembali bersatu, setelah pesta demokrasi 17 April lalu. Hilangkan semua ketegangan karena beda pilihan, beda pendapat apalagi permusuhan, mari kita bersatu padu dengan seluruh elemen untuk membangun Banjarnegara yang bermartabat dan sejahtera,” tutur sang kiai.