Ramadan, Ketersediaan Bahan Pangan di Jakarta Aman

Editor: Mahadeva

JAKARTA – Ketersediaan bahan pangan di DKI Jakarta selama Ramadan dan untuk Idul Fitri dipastikan aman.

Kondisi tersebut hasil dari koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dengan pemerintah pusat dan instansi, terkait untuk mengantisipasi ketersediaan stok, pengendalian harga pangan strategis dan persiapan kegiatan pasar murah. “Dipastikan, stok kebutuhan pokok untuk warga Jakarta dan sekitarnya (selama Ramadhan dan Idul Fitri) sudah disiapkan dengan bagus,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah, Senin (29/4/2019).

Untuk menekan inflasi di Ibu Kota, TPID disebutnya, gencar menggelar pasar murah. Kegiatan dilakukan di lima wilayah dan satu kabupaten. Pasar murah telah berlangsung dari 29 April dan akan berlangsung hingga 28 Juni 2019 mendatang. Warga dapat mengakses tanggal serta lokasi pasar murah melalui www.foodstation.co.id. “Untuk mendekatkan kebutuhan pokok kepada masyarakat, nanti akan kita lakukan operasi pasar murah dan bazar di Kelurahan, Kecamatan, Kota,” tandas Saefullah.

Saefullah menyebut, tiga BUMD Pangan DKI Jakarta, yakni PD Dharma Jaya, Perumda Pasar Jaya, dan PT Food Station Tjipinang Jaya, siap menyambut bulan puasa Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2019.

Ketiganya mempersiapkan ketersediaan, mengontrol pasokan bahan pangan, dan melakukan pasar murah. Upayanya dilakukan secara bersinergi antar BUMD Pangan. “Untuk menjaga stok beras, PT Food Station Tjipinang Jaya telah menyiapkan stok menjelang Puasa dan Lebaran 2019, melalui stok yang dimiliki dan melalui Bulog. Serta siap membantu dalam pelaksanaan kegiatan pasar murah yang rencananya akan dilaksanakan di beberapa wilayah di DKI Jakarta,” tuturnya.

Wakil Kepala Bulog Divisi DKI Jakarta dan Banten, Tommy Despalingga, mengatakan, stok beras selama tiga hingga empat bulan ke depan terpantau aman. Saat ini, di gudang Bulog terdapat 260.000 ton beras untuk DKI Jakarta.  Artinya, stok itu akan dijadikan sebagai alternatif atau cadangan untuk menghadapi puasa dan lebaran 2019.

“Kita juga punya stok daging beku, minyak goreng, terigu, gula pasir, yang diperkirakan untuk menghadapi puasa dan lebaran itu aman, stok aman untuk tiga sampai empat bulan ke depan,” jelasnya.

Kepala Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta, Hamid Ponco Wibowo, menyebut, bakal menstabilkan harga bahan pokok jelang puasa. Diklaimnya, selama 2018 harga bahan pokok di Ibu Kota relatif terjaga. “Inflasi kita relatif terjaga dengan baik. Ini terlihat dari bulan Maret sudah menurun inflasinya dari 0,26 persen menjadi 0,14 persen,” tuturnya.

TPID mengendalikan harga dengan cara menjaga keterjangkauan pasokan, keterjangkauan harga, distribusi dan komunikasi. Sampai dengan Maret 2019, inflasi DKI Jakarta tetap terjaga dan mendukung sasaran inflasi nasional tahun 2019 sebesar 3,5 persen turun 1 persen (yoy).  Kinerja yang baik dari BUMD Pangan DKI Jakarta, Bulog serta seluruh SKPD terkait, memiliki andil yang positif terhadap pengendalian inflasi di Ibu Kota.

Lihat juga...