Pemprov Bali-UNUD Wujudkan Nangun Sat Kerthi Loka Bali
Editor: Koko Triarko
BADUNG – Gubernur Bali, Wayan Koster, akan menggandeng Universitas Udayana (UNUD) dalam mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Menurutnya, kampus itu memiliki SDM berupa dosen dan mahasiswa, yang memiliki kemampuan untuk melakukan riset dan menjalankan program di masyarakat.
Di hadapan civitas akademika Universitas Udayana, Gubernur Koster memaparkan apa yang menjadi visinya lima tahun ke depan serta yang sudah, sedang dan akan dilakukannya sebagai Gubernur Bali.
Salah satunya, Gubernur Koster memberi apresiasi dosen dan mahasiswa UNUD yang menggunakan busana adat Bali di hari Kamis, sesuai Pergub Nomor 79 Tahun 2018, Tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali.
Menurutnya, kebijakan ini sudah berkontribusi terhadap perkembangan UMKM produsen busana adat di Bali. “Saya berterima kasih kepada UNUD yang sudah menerapkan penggunaan busana adat Bali,” ujarnya, saat menjadi pembicara pada kuliah umum sosialisasi visi Gubernur Bali di Kampus UNUD Jimbaran, Kamis (11/4/2019) sore.
Gubernur Koster menambahkan, perlunya menggandeng Universitas Udayana dalam mewujudkan visi pembangunan Bali.
“UNUD banyak ahlinya, jadi kami ajak kerja sama untuk merancang penjabaran konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali ini untuk merumuskan sejumlah program yang akan dijalankan selama lima tahun ke depan,” kata Koster.
Secara spesifik, kata Koster, salah satu keunggulan Universitas Udayana adalah riset di bidang pangan yang sudah terbukti menghasilkan karya luar biasa dan mendapat pengakuan.
“Kami ingin (hasil riset) ini diberdayakan betul di Bali untuk meningkatkan produktivitas pangan kita, yang memang sangat kuat dengan kearifan lokalnya,” kata Koster.
Sementara itu, Rektor Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Anak Agung Raka Sudewi, menilai positif kuliah umum penyampaian visi misi Gubernur Bali, Wayan Koster, di hadapan civitas akademika.
Ia berharap dengan pemaparan ini, segenap dosen dan mahasiswa bisa mengkaji visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.
“Saya berharap, kita bisa mengkaji visi misi Bapak Gubernur untuk kita resapi, agar bisa diimplementasikan, baik di dunia akademis maupun di semua lini yang ada di Bali,” pungkasnya.