MAMUJU – Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat bekerjasama dengan Polda Provinsi Sulbar meningkatkan produksi sapi betina dengan melakukan pencegahan pemotongan sapi betina produktif.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulbar, Tanawali, melakukan kunjungan ke Mapolda Sulbar dan diterima Kapolda Sulbar, Brigjend Baharuddin Djafar, di Mamuju, Jumat.
Kunjungan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulbar untuk meminta bantuan dan kerjasama Polda Sulbar dalam mengantisipasi pemotongan ternak ruminansia betina produktif yang terjadi di masyarakat.
“Kerjasama mengantisipasi pemotongan ternak betina produktif ini akan dikemas melalui Mou kerjasama dengan Polda Sulbar,” kata Kepala Dinas Pertanian Sulbar.
Ia mengatakan, program ini sebagai upaya bersama Polda Sulbar Dinas Pertanian dan Peternakan untuk sosialisasi kepada masyarakat agar produksi sapi di Sulbar bisa meningkat, ke depan mendorong pembangunan ekonomi daerah di sektor pertanian.
“Untuk target sosialisasi pencegahan pemotongan sapi betina akan dilaksanakan pada dua Kabupaten yakni Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman),” katanya.
Ia sangat mengharapkan dukungan pihak kepolisian dalam membantu sosialisasi aksi ini kepada masyarakat.
Sementara itu, Kapolda Sulbar siap memberikan dukungan, dan juga berharap agar segera MoU kerja sama dapat dikerjakan.
“Pasokan daging di Sulbar memang sangat kecil dibanding daerah lain, untuk itu pemotongan hewan betina produktif harus dikendalikan sehingga perkembangbiakan sapi ternak dapat meningkat,” katanya. (Ant)