Madrid Lolos Perempat Final, Atletico Tersingkir
Editor: Makmun Hidayat
LEGANES — Real Madrid harus menelan pil pahit kekalahan setelah dipecundangi Leganes dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan leg kedua babak 16 besar Copa del Rey. Meski begitu, Madrid tetap melenggang ke perempat final karena unggul agregat berkat kemenangan 3-0 di pertemuan pertama.
Real Madrid menghadapi laga kedua sebagai favorit untuk terus melaju ke babak delapan besar. Namun tuan rumah yang takluk di laga perdana tampil cukup baik. Gol Martin Braithwaite di menit 30 menjadi gol penentu kemenangan Leganes. Sayang gol itu tak cukup mengantar tim pinggiran Madrid untuk terus melaju.
Madrid sendiri tidak diperkuat sejumlah pemain yang harus menepi akibat cedera. Meski begitu, Los Blancos tetap bisa menurunkan komposisi tim yang cukup meyakinkan. Santiago Solari masih bisa menurunkan Raphael Varane, Casemiro, Marcelo, Lucas Vazquez dan Isco.
Tuan rumah yang tertinggal banyak gol, tampil cukup baik. Sejumlah peluang berhasil diciptakan pada 20 menit awal laga. Sayang seluruh peluang itu terbuang percuma karena tak ada satu pun yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Meski begitu, gol yang dinanti akhirnya lahir di menit 30. Pemain pinjaman dari Middlesbrough, Martin Braitwhaite berhasil membobol gawang Madrid dari jarak dekat memaksimalkan bola rebound setelah sundulan kepalanya membentur mistar gawang.
Real Madrid memiliki peluang menyamakan skor di akhir babak pertama melalui Vinicius Junior. Sayang tembakan masih gagal masih gagal berbuah gol. Madrid coba mengejar ketinggalan di babak kedua, namun hingga laga berakhir skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan Leganes.
Pada laga lainnya, Sevilla juga kalah dari Athletic Bilbao dengan skor tipis 1-0. Gol tunggal Athletic Bilbao lahir di menit 77 melalui Gorka Guruzeta. Meski begitu, seperti halnya Madrid, Sevilla juga melaju karena unggul agregat 3-2 berkat kemenangan 3-1 di pertemuan pertama.
Sementara itu, Atletico Madrid harus rela tersingkir dari Copa del Rey setelah bermain imbang 3-3 kontra Girona di kandang sendiri, Wanda Metropolitano. Hasil imbang ini membuat agregat kedua tim menjadi 4-4. Atletico pun tersingkir karena kalah produktivitas gol tandang.
Nikola Kalinic sempat membuka keunggulan Atletico di menit 12, namun Valery Fernandez menyamakan skor di menitn37. Cristhian Stuani kemudian membalikkan skor menjadi 1-2 di menit 59 sebelum Angel Correa kembali membuat skor sama kuat 2-2.
Antoine Griezmann kembali mengantar Atletico kembalo memimpin di menit 84, tapi kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya menguap setelah Seydou Doumbia mencetak gol penyeimbang di menit 88 dan membuat skor berakhir imbang 3-3.