Satu Korban Kapal Tenggelam di Pamekasan Kembali Ditemukan

Ilustrasi

PAMEKASAN — Tim SAR kembali menemukan satu orang yang diduga korban Kapal Motor (KM) Cahaya Bahari Jaya di perairan pesisir Desa Branta, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu.

“Jika mayat yang kami temukan saat ini memang merupakan korban kapal tenggelam, maka total jumlah ABK KM Cahaya Bahari Jaya yang dilaporkan hilang, sudah enam orang,” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Pamekasan, Budi Cahyono per telepon, Sabtu siang (27/10/2018).

Budi menjelaskan, saat ini mayat korban telah dibawa ke kamar mayat RSUD Pamekasan untuk dilakukan autopsi.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan BPBD Probolinggo terkait penemuan mayat tersebut, untuk mengecek kebenarannya, apakah mayat yang kami temukan tersebut memang benar-benar merupakan korban kapal tenggelam atau orang lain,” ujarnya.

Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk dan menimbulkan bau tidak sedap.

Sebelumnya, Tim Sar gabungan dari Basarnas, BPBD, Polisi dan TNI juga telah mengidentifikasi mayat yang ditemukan oleh nelayan pada Jumat (26/18) pagi, di Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Mayat yang ditemukan itu bernama Nanang Al-Giman, dan menurut ciri fisik yang disampaikan pihak keluarga melalui BPBD Probolinggo, yang bersangkutan mengalami cacat bawaan di bagian lahir.

Dengan demikian, maka dari total delapan korban yang dinyatakan hilang tersebut, hingga Jumat (26/10/) sudah ada lima orang korban yang telah ditemukan. Masing-masing bernama Nanang Al-Giman, Rohim, Iwan, Tomi dan Windi.

Sedangkan yang belum ditemukan bernama Marwan, Samsul Alam dan Wahyu Triastanto.

“Yang ditemukan saat ini kami masih melakukan kroscek di antara tiga nama yang masih belum ditemukan tersebut,” ujar Budi.

KM Cahaya Bahari Jaya yang dilaporkan hilang itu ditumpangi oleh delapan orang.

Kapal tersebut dinahkodai oleh Windi dengan Anak Buah Kapal (ABK) masing-masing Wahyu, Samsul, Rohim, Iwan, Giman, Marwan dan Tomi.

Kapal ini berangkat mencari ikan menuju perairan Paiton, pada hari Jumat tanggal 19 Oktober 2018 sekitar jam 19.00 WIB lalu.

Sebelumnya pada 21 Oktober 2018 kecelakaan kapal telah dilaporkan warga Mayangan, Probolinggo, ke Polair Polres Probolinggo oleh pemilik kapal bernama Haji Matari (65) warga Jalan Ikan Banyar, RT3, RW3 Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Probolinggo.

Dalam laporan yang disampaikan kepada petugas Polair Polres Probolinggo itu dijelaskan, bahwa pada Kamis (18/10) sekitar pukul 02.00 WIB, KM Cahaya Bahari Jaya yang dinakhodai windi, berangkat mencari ikan menuju perairan paiton.

Lalu, keesokan harinya, yakni pada Jumat (19/10) sekitar Pukul 19.00 WIB pemilik kapal menghubungi nakhoda Windi dan posisi kapal masih berada di paraitan Paiton.

Namun, pada 20 Oktober 2018, sekitar pukul 19.00 WIB, nakhoda beserta ABK hilang kontak. [Ant]

Lihat juga...