Ratusan Karyawan PT BTI, Tolak Pemotongan Upah Sepihak

Editor: Koko Triarko

BEKASI – Ratusan karyawan PT Bridgestone Tire Indonesia (BTI), menggelar aksi damai di pintu masuk perusahaan di jalan Pejuang Kali Abang, kecamatan Medansatria, Kota Bekasi, Senin (29/10/2018). Dalam aksi itu, karyawan yang tergabung dalam persatuan unit kerja (PUK) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) mengajukan tiga tuntutan.
Pertama, menuntut  dikembalikan pemotongan upah sepihak tanpa prosedur oleh perusahaan. Kedua, tegakkan prinsip keadilan dalam hubungan industrial, terkahir pecat Prie Haryono, dari PT BTI, karena dinilai merusak keharmonisan yang telah ada.
“Pihak perusahaan tanpa koordinasi melakukan pemotongan upah sepihak. Dan, kami SPSI Bekasi Raya memberi dukungan, agar perusahaan bisa memenuhi hak karyawannya,” tegas Koordinator aksi dari SPSI Bekasi Raya, Guntoro, di sela aksi.
Koordinator aksi, Guntoro –Foto: M Amin
Dikatakan, sebelumnya bentuk protes dari karyawan PT. BTI sudah menggelar aksi mogok kerja selama dua hari. Tetapi, perusahaan tetap tidak memenuhi tuntutan karyawan. Pemotongan upah oleh perusahaan bervariasi mulai dari Rp300 ribu, sampai Rp700 ribu, atau pemotongan empat persen dari total upah masing-masing karyawan.
Tuntutan lain, sambung Guntoro, terkait soal besaran upah 2018 ditetapkan sepihak oleh perushaan. Sesuai kesepakatan, soal upah harus melibatkan serikat pekerja, tetapi perusahaan PT. BTI, melakukan penetapan sepihak dan serikat pekerja sudah meminta dilakukan perundingan, namun pihak perusahaan menolak melakukan perundingan.
Ratusan karyawan yang tergabung dalam SPSI Bekasi Raya terus berdatangan, untuk mendukung tuntutan rekan di PT BTI Kota Bekasi. Aksi yang dilaksanakan sejak pagi itu sampai sekarang belum membuahkan hasil. Pihak perusahaan tidak memberi tanggapan apa pun.
Begitu pula dengan wartawan yang mencoba mengkonfirmasi melalui Satpam perusahaan untuk mencoba bertemu dengan pihak manajemen, oleh Satpam ditahan dengan mengatakan, manajemen perusahaan masih rapat. Bahkan, pihak dari kementerian tenaga kerja bidang PPHI hadir, tetapi belum ada informasi resmi terkait tuntutan tersebut.
Sampai beritanya diturunkan, aksi ratusan karyawan PT BTI masih berlangsung di depan pintu masuk perusahaan. Mereka terus menyuarakan tuntutan dan menunggu tanggapan dari manajemen perusahaan terkait aksi tersebut.
Lihat juga...