Film Gundala Meriahkan Panggung Indonesia Comic Con 2018
Editor: Makmun Hidayat
JAKARTA — Film Gundala termasuk film yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat. Film produksi Screenplay Films, Bumilangit Studios dan Legacy Pictures yang diadaptasi dari komik karya Harya Suryaminata atau Hasmi itu meramaikan panggung Indonesia Comic Con 2018.
Sebuah acara pesta para pencinta anime yang menghadirkan komik, serial TV, film, selebriti, anime, dan cosplay terbaik.
Setelah sekian lama menyembunyikan para pemainnya, sutradara Joko Anwar kini memperkenalkan empat pemain film superhero Indonesia tersebut di panggung Indonesia Comic Con 2018, yakni Abimana Aryasatya yang sebagai pemeran Sancaka sekaligus Gundala, Tara Basro (Wulan), Bront Palarae (Pengkong) dan Muzakki Ramdhan yang menjadi Sancaka kecil.
“Kita bikin film Gundala yang grounded dan realistis, yang semuanya make sense,” kata sutradara Joko Anwar di Indonesia Comic Con 2018 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (28/10/2018).
Joko membeberkan bahwa semua aspek dalam film ini sangat realistis, baik dari latar belakang karakter, sampai pemilihan wardrobe.
“Sempak dibuang, semuanya memang dibuat realistis. Kenapa goggle dan mask, yang bakal ke-reveal waktu nonton kenapa dia bajunya seperti itu,“ bebernya.
Selain itu, Joko juga membocorkan kalau film Gundala ini juga akan ada banyak karakter yang menyambungkan ke film-film jagoan berikutnya.
“Saya percaya kalau membuat film itu menurut saya daripada mengikuti ya lebih baik belajar dari kesalahannya, dimana beberapa film banyak dibuka untuk universe, dan yang saya lihat gagalnya film pembuka jagat sinema ini karakternya hanya jadi selipan untuk membuka pintu di cerita selanjutnya. Makanya untuk film ini, kita membuat cerita gel, jadi cerita antar karakternya kuat, dan tidak ada yang selisipan,” paparmya.
Untuk membangun cerita film ini, Joko menghabiskan waktu empat bulan sampai skenatrionya selesai. “Selain dari komik, saya juga membaca beberapa catatan dari Pak Hasmi untuk referensi Gundala,” tandasnya.
Adapun, Abimana Aryasatya sebagai pemeran Sancaka sekaligus Gundala, mengaku awalnya sempat menolak karena terkendala di waktu dan masih ada pekerjaan yang lain. “Hari terakhir kerja, saya dikirim draft skenario. Disuruh baca, yang akhirnya tidak saya baca. Ayo, tapi saya harus percaya sama kamu, kamu percaya sama saya,” terangnya.
Karakter Gundala, lanjut Abimana, dibentuk bukan sebagai sosok yang sempurna. Gundala digambarkan menjadi sosok yang humanis dan bisa relatable ke semua orang.
“Gundala adalah karakter yang human banget, kalau sudah nonton kamu juga ngerasain bahwa dia sangat manusia. Bukan jagoan yang tidak terkalahkan. Menangis, kehilangan, jatuh cinta, sakit hati, khawatir, bingung, semua ada di Gundala,” pungkasnya.
Dalam acara ini, teaser Gundala yang hanya berdurasi 15 detik juga diputar yang membuat masyarakat tampak semakin penasaran karena tayangannya sangat singkat. Film Gundala ini untuk semua umur. Rencananya film Gundala akan dirilis pertengahan tahun 2019.