Populasi Ternak Sapi di Langkat Capai 193.074 Ekor

Ilustrasi - Dok: CDN

LANGKAT – Populasi ternak sapi di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mencapai 193.074 ekor. Jumlah tersebut naik 3,38 persen karena data sebelumnya menyebut, populasi sapi di daerah tersebut hanya 186.545 ekor.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Langkat, Nasiruddin mengatakan, terjadi penambahan populasi sapi 7.529 ekor, Hal itu membuktikan keseriusan instasinya bersama peternak, untuk tetap mempertahankan Langkat sebagai salah satu sentra peternakan di Sumatera Utara.

“Kita terus berupaya membangun peternakan yang baik, sehingga diharapkan hasilnya juga akan memberikan kontribusi besar buat swasembada daging di Sumatera Utara,” ujarnya, Senin (6/8/2018).

Berbagai langkah perbaikan dan peningkatan terus dilakukan untuk mengembangan kegiatan peternakan. Diantaranya, program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB), yang kini sangat mendapat respon positif dari peternak. Hal tersebutlah yang mendorong pertumbuhan ternak sapi di daerah tersebut. “SIWAB ini menjadi perhatian kami untuk pengembangan ternak sapi, terbukti pertumbuhannya saja di 2017 terus semakin meningkat, mencapai 12.000 ekor, berdasarkan kawin suntik yang dilakukan oleh penyuluh di lapangan,” jelasnya.

Di 2018, DPKP terus berupaya meningkatkan program sapi unggulan SIWAB melalui program Inseminasi Buatan (IB).  Program tersebut diklaim mampu mempercepat proses sapi bunting untuk percepatan penambahan populasi ternak sapi. Nasiruddin menambahkan, selain sapi perkembangan populasi ternak lainnya juga mengalami peningkatan. Saat ini populas ternak domba ada 362.604 ekor, ayam petelur 3.752.050 ekor, ayam pedaging 4.787.782 ekor dan itik 311.775 ekor. (Ant)

Lihat juga...