Mbak Mamiek dan Mbak Danty Hibur Pengungsi Gempa Lombok
JAKARTA – Di sela giat sosial penyaluran bantuan korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Siti Hutami Endang Adi Ningsih dan Danty Rukmana, menyempatkan diri menyambangi anak-anak dan para ibu yang masih dalam pengungsian.
Menurut data terakhir yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah pengungsi korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, mencapai 387.067 orang, tersebar di sejumlah posko pengungsian. Salah satunya, di Lapangan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara.
Lapangan Tanjung menjadi posko utama para pengungsi, dan menjadi salah satu sasaran dari penyaluran bantuan kemanusiaan Yayasan Dana Gotong Royong dan Kemanusiaan Siti Hartinah Soeharto (YDGRK), pada Kamis (16/8/2018).
“Bantuan untuk korban gempa di Lombok ini berasal dari dana Yayasan Gotong Royong (YDGRK), DAMANDIRI, DHARMAIS dan DAKAB, sebesar Rp475 juta,” kata Mohammad Yarman, Ketua YDGRK, dalam keterangan tertulis yang diterima Cendana News, Kamis.

Berbagai bantuan juga disalurkan di posko pengungsian lainnya, yakni di SMPN 3 Lombok Utara. Di tempat ini, Siti Hutami Endang Adiningsih dan Danty Rukmana, sempat bercengkerama menghibur para ibu dan anak korban gempa. Juga melakukan trauma healing bagi anak-anak pengungsi. Bahkan, sejumlah ibu dan anak meminta berfoto bersama Mbak Mamiek dan Mbak Danty. Suasana sedih di pengungsian pun sedikit terlupakan.
Sementara itu, sejak berdirinya hingga saat ini, YDGRK telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di berbagai daerah di Tanah Air sebesar Rp57,9 miliar.
Mohammad Yarman mengatakan, bantuan senilai tersebut, antara lain disalurkan untuk bencana banjir, banjir bandang, tanah longsor, gempa bumi, tsunami, gunung meletus dan berbagai bencana alam lainnya, yang terdiri dari 1.077 lokasi bencana dan 800 kejadian di 34 provinsi di Indonesia.
