Siaga di Objek Wisata, Basarnas Pastikan Keamanan Wisatawan
Editor: Satmoko Budi Santoso
LAMPUNG – Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) Lampung menyiagakan sebanyak tiga posko saat musim liburan pasca-lebaran Idul Fitri 2018 (1439 H) di sejumlah titik objek wisata.
Kepala Seksi Humas Badan Pencarian dan Pertolongan kantor SAR Lampung, Deny Kurniawan, mendampingi kepala kantor SAR Lampung, Jumaril, memastikan sebanyak 3 posko untuk memantau sejumlah objek wisata bahari.
Sebanyak tiga posko yang disiagakan di objek wisata di antaranya di pantai Sari Ringgung kebupaten Pesawaran, pantai Muara Indah Kota Agung kabupaten Tanggamus, dan posko pelabuhan Bakauheni.

“Tradisi liburan lebaran setelah melakukan silaturahmi keluarga, masyarakat mulai berkunjung ke sejumlah destinasi terutama pantai, dan hingga kini belum ada laporan kejadian membahayakan manusia di objek wisata,” terang Kepala Seksi Humas Badan Pencarian dan Pertolongan kantor SAR Lampung, Deny Kurniawan, Minggu (17/6/2018).

Beberapa pantai yang disiagakan personil kantor SAR Lampung didirikan pusat kendali dan respon cepat. Jika ada kejadian membahayakan di sejumlah objek wisata dalam beberapa wilayah.
Khusus untuk posko pantai Sari Ringgung menjadi pusat pemantauan sejumlah objek wisata di sekitar kabupaten Pesawaran. Posko Tanggamus untuk memantau sejumlah tempat wisata pantai di wilayah Tanggamus. Posko Bakauheni dibuat untuk merespon cepat kejadian membahayakan manusia di pantai-pantai yang ada di Kalianda Lampung Selatan.

Pemantauan di sejumlah objek wisata pantai disebut Deny dilakukan selama musim liburan yang akan berlangsung lebih lama dibanding tahun sebelumnya. Kewaspadaan dan langkah antisipatif dilakukan oleh personel Basarnas bekerjasama dengan sejumlah pengelola objek wisata pantai, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), aparat desa, kepolisian, TNI, serta instansi terkait.
Koordinasi disebutnya selalu dilakukan selama liburan berlangsung untuk memberi kenyamanan bagi wisatawan.
Imbauan serta pengawasan disebut Deny Kurniawan tetap dilakukan terutama untuk pengunjung pantai. Imbauan tersebut berupa penggunaan pelampung menggunakan ban, pemasangan bendera batas larangan berenang hingga memaksimalkan fungsi penjaga pantai (coast guard) di sejumlah objek wisata pantai.
Sejumlah penjaga pantai dan objek wisata bahkan diberi nomor pusat layanan kantor SAR Lampung untuk memudahkan komunikasi.
“Liburan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan terutama bagi warga yang masih memiliki cuti panjang sehingga kantor SAR Lampung harus siaga,” beber Deny Kurniawan.
Khusus untuk angkutan lebaran yang masih berlangsung, pada arus mudik dan balik sebanyak delapan posko siaga. Sebanyak 69 personel SAR yang disiagakan diantaranya 29 orang disiagakan di pelabuhan Bakauheni.
Selain personel kantor SAR Lampung juga menerjunkan alat utama yang digunakan 1 unit KN SAR 208 Drupada, 1 unit kapal Rib 03 Kantor SAR Lampung, posko yang didirikan didukung Komunikasi Mobile (Komob), truk personel berikut perangkat komunikasinya.