Peningkatan Status Bandara Komodo Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
KUPANG — Kepala Bidang Promosi Wisata Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Eden Klakik, mengatakan rencana peningkatan status Bandara Komodo menjadi bandara internasional akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah itu.
“Kalau sudah menjadi bandara internasional, maka kemungkinan ada penerbangan langsung dari luar negeri ke Bandara Komodo, dan itu akan memberikan kemudahan akses bagi wisatawan,” kata Eden Klakik di Kupang, Jumat (29/6/2018).
Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan rencana pemerintah pusat meningkatkan status Bandara Komodo di Labuan Bajo, Pulau Flores bagian barat menjadi bandara internasional.
Saat ini, Kementerian Perhubungan sedang melelang calon pengelola Bandara Komodo. Nanti mulai tahun 2019, Bandara Komodo sudah bisa ada penerbangan internasional.
Pada tahun 2018 diharapkan fasilitas dasar untuk Bandara Internasional sudah selesai dibangun.
Fasilitas bandara itu meliputi fasilitas navigasi, perkerasan runway, dan perbaikan apron.
Eden Klakik mengatakan peningkatan status bandara itu, selain memberikan kemudahan akses bagi wisatawan yang berkunjung ke daerah itu, juga harga tiket bisa lebih murah.
“Kalau wisatawan dari luar negeri harus terbang dulu ke Jakarta atau Bali baru ke Labuan Bajo, tentu lebih mahal, tetapi kalau ada penerbangan langsung pasti lebih murah,” katanya.
Karena itu, dengan adanya fasilitas ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak wisatawan datang ke Labuan Bajo, katanya menambahkan.
Labuan Bajo, ibu kota Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan titik keberangkatan wisatawan menuju Taman Nasional Komodo. [Ant]