Kapolres Jayawijaya: Kematian Warga Bukan Ditembak
JAYAPURA — Kapolres Jayawijaya AKBP Yan Reba mengatakan kematian seorang warga bernama Pinggiget Murib saat pertikaian antarkelompok masyarakat bukan akibat ditembak aparat keamanan.
Dari hasil visum yang dilakukan di RSUD Wamena terungkap korban terkena tusukan di ketiak dan dada serta terkena lemparan batu di bagian muka,” kata Reba dari Jayapura, Kamis.
Dikatakan, jenazah korban saat ini masih berada di RSUD Wamena untuk menunggu diambil keluarga.
Bentrok antarwarga yang terjadi sejak Selasa (5/6) itu juga menyebabkan enam orang terkena panah termasuk seorang Brimob dan anggota Kodim Wamena.
Gas air mata yang ditembakkan polisi juga menyebabkan anggota polisi maupun TNI ikut menjadi korban, kata Yan Reba.
Ketika ditanya apakah ada korban terkena peluru, Kapolres Jayawijaya mengaku ada tiga warga yang terkena tembakan di bagian kaki namun hanya satu yang masih dirawat di RSUD Wamena.
Bentrok antarwarga di Wamena selain menyebabkan korban jiwa juga mengakibatkan beberapa bangunan yang ada di kedua kelompok dibakar.
Saat ini situasi kondusif namun anggota masih berjaga jaga dan berpatroli guna menghindari aksi balas dendam, katanya.[ant]