Pemprov Kaltara Terus Benahi Si Pelandu Kilat
TANJUNG SELOR – Pemprov Kalimantan Utara terus membenahi inovasi “Si Pelandu Kilat” (Sistem Pelayanan Administrasi Kependudukan untuk Wilayah Perbatasan) guna memudahkan pelayananan terhadap masyarakat wilayah perbatasan.
Program tersebut juga untuk memudahkan pelayanan terhadap masyarakat dari kalangan Lanjut Usia (Lansia), dan penyandang disabilitas dalam pembuatan dokumen kependudukan yang lengkap, kata Gubernur Kaltara Irianto Lambrie di Tanjung Selor, Sabtu.
Program oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kaltara sebenarnya sudah berjalan dua tahun tapi tiap tahun diperbaharui dan tiap tahun terus dilakukan pembenahan inovasinya dalam hal pelayanan.
Tahun ini dengan Si Pelandu Kilat, pelayanan dilakukan mulai 1 hingga 10 Mei lalu di wilayah perbatasan Kabupaten Malinau.
Kawasan itu, yakni Kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Selatan. Program dilakukan dengan metode jemput bola.
Artinya petugas mendatangi langsung ke tempat masyarakat berada.
“Khusus untuk pelayanan di wilayah perbatasan, dalam pelaksanaannya, Disdukcapil Provinsi akan memfasilitasi Disdukcapil tingkat kabupaten yang memiliki wilayah perbatasan,” kata Irianto.
Program Si Pelandu Kilat merupakan solusi aplikatif dalam hal pelayanan kependudukan.
“Melalui sistem ini akan memutus permasalahan jarak dan kesulitan masyarakat yang ingin mengurus dokumen kependudukan,” katanya.
“Si Pelandu Kilat” diharapkan mampu memberikan pendamping untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan. (Ant)