Dukung Pengembangan Usaha, UMKM di Kotim Dibuatkan Koperasi

Ilustrasi produk UKM. Dok: CDN

SAMPIT  – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dibuatkan sebuah koperasi untuk memudahkan mereka mengembangkan usaha.

“Saat ini masih dalam proses. Mudah-mudahan tidak ada kendala sehingga koperasi tersebut bisa segera beroperasi membantu kegiatan UMKM di kabupaten ini,” kata Ketua Aliansi Penggerak Industri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (AP UMKM) Kabupaten Kotawaringin Timur, Ahmad Sofyan di Sampit, Sabtu.

UMKM di Kabupaten Kotawaringin Timur kini makin menggeliat. Industri rumahan berbagai produk kerajinan, kuliner, dan jasa yang didominasi kaum ibu bermunculan dan berlomba-lomba merebut pasar.

API UMKM yang sejak awal berkomitmen membantu pengembangan UMKM di daerah ini terus melakukan terobosan untuk membantu pelaku usaha. Rencana pembentukan koperasi UMKM merupakan salah satu program yang sedang dalam tahap pelaksanaan dengan tujuan membantu pelaku UMKM dalam banyak hal.

Sofyan menyebutkan, koperasi tersebut rencananya diberi nama Koperasi Mentaya Sampit Berkah. Pihaknya sengaja ingin memastikan legalitas koperasi tersebut agar tidak ada masalah saat beroperasi nanti.

Saat ini sudah ada sekitar 200 pelaku UMKM di Kotawaringin Timur yang bergabung dengan API UMKM. Berbagai kendala masih sering dihadapi pelaku UMKM dalam mengembangkan usaha seperti keterbatasan modal, akses pemasaran, alih teknologi, sumber daya manusia dan lainnya.

Kehadiran koperasi tersebut nantinya diharapkan membawa manfaat besar bagi pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah di daerah ini. Banyak hal yang bisa dilakukan secara bersama melalui koperasi karena sudah memiliki badan hukum yang jelas sesuai aturan.

“Banyak nanti program yang bisa kita jalankan melalui koperasi untuk membantu pelaku usaha. Seperti adanya program dana bergulir, dana usaha, dana talangan dan lainnya. Sistemnya akan kita coba menggunakan sistem syariah dengan bagi hasil,” kata Sofyan.

Saat acara sosialisasi dan buka puasa bersama pelaku UMKM pada Jumat (18/5), Sofyan meminta dukungan seluruh pelaku UMKM, terlebih bagi mereka yang sudah bergabung dengan API UMKM. Pelaku usaha diminta bergabung menjadi anggota koperasi tersebut sehingga makin banyak hal bermanfaat yang bisa dilakukan untuk kemajuan bersama.

Memasuki usia ke dua tahun, API UMKM makin gencar melaksanakan program-program untuk membantu pelaku usaha di Kotawaringin Timur. Kepengurusan organisasi ini tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga mulai dibentuk di tingkat kecamatan.

Di tengah kesibukannya sebagai Manajer Grand Hotel Sampit, Sofyan menyatakan komitmennya untuk terus membantu pelaku UMKM melalui organisasi yang dipimpinnya bersama pegiat UMKM lainnya. Menurutnya, peluang ekonomi kerakyatan masih sangat besar dan harus dikembangkan agar mampu mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Ant)

Lihat juga...