Wisata Religi di Menara Masjid Raya Sumbar, 85 Meter

Editor: Satmoko

PADANG – Ibadah puasa di bulan Ramadhan pada tahun ini tinggal beberapa hari lagi. Wisata religi pun menjadi pilihan bagi umat muslim dalam menjalani ibadah puasa.

Di Kota Padang, Sumatera Barat, memiliki tempat yang bisa dikunjungi dalam hal berwisata religi. Masjid Raya Sumatera Barat yang terletak di kawasan pusat kota, tepatnya di Jalan Khatib Sulaiman Padang, dinilai sebuah tempat wisata yang patut dikunjungi.

Masjid yang memiliki arsitektur khas begonjong rumah gadang itu, dapatkan satu-satunya masjid yang paling indah dan terbesar di Sumatera Barat.

Indahnya masjid ini, juga didukung dengan taman yang begitu menawan, layaknya serasa di tanah suci. Kondisi ini semakin memukau, semenjak berdirinya menara dengan ketinggian mencapai 85 meter.

Kini pembangunan menara masjid belum mencapai 100 persen, akan tetapi diperkirakan dapat digunakan pada Ramadhan tahun ini, sebagai wisata religi di Kota Padang.

Kepala Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Sumatera Barat, Syahril B mengatakan, keberadaan Masjid Raya Sumatera Barat merupakan tujuan untuk menghadirkan wisata religi.

Kepala Biro Bina Mental dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Provinsi Sumatera Barat Syahril B saat memperlihatkan sketsa menara/Foto: M. Noli Hendra

Hal ini, seiring dengan ditetapkannya Sumatera Barat sebagai daerah wisata halal dunia. Maka dari itu, segala bentuk wisata yang dihadirkan harus dalam pandangan halal.

“Saat ini menara itu tengah dalam tahap penyelesaian, hal yang akan diselesaikan yakni pemasangan kaca di balkon tiga. Sementara untuk lift sendiri sudah selesai, tapi belum diuji coba pemakaiannya,” katanya, Minggu (8/4/2018).

Syahril menjelaskan, nantinya menara Masjid Raya Sumatera Barat dapat dikunjungi oleh masyarakat. Untuk menaiki menara, juga akan ditetapkan tarifnya. Akan tetapi persoalan tarif, akan ditentukan melalui aturan gubernur.

Meski menara itu memiliki ketinggian 85 meter untuk mengunjunginya hanya bisa pada ketinggian 61 meter saja. Di sana juga merupakan tempat akhir lift naik ke menara masjid.

“Untuk pengunjung kita batasi sampai di ketinggian itu saja. Biar aman, ketimbang harus sampai di ketinggian 80 meter,” ucapnya.

Sementara itu untuk penyelesaian menara serta beberapa kebutuhan taman masjid, tahun ini pemerintah telah menganggarkan dana sebesar Rp3 miliar. Untuk itu diperkirakan pada tahun depan, kondisi dan lingkungan Masjid Raya Sumatera Barat akan terlihat lebih indah.

Tidak hanya untuk wisata religi, menara ini juga akan menjadi tempat melihat bulan/hilal sebelum Ramadhan. Kemungkinan pada Ramadhan mendatang, di puncak menara masjid merupakan tempat melihat hilal.

Salah seorang pengunjung di masjid, Rianti mengatakan, Masjid Raya Sumatera Barat memiliki pesona yang tidak puas untuk dipandangi. Saat beribadah pun terasa nyaman.

“Saya asli dari Kota Pekanbaru. Awalnya saya mengetahui masjid ini dari media sosial juga. Akhirnya saya bisa sampai ke sini, dan ternyata masjidnya benar-benar indah,” katanya.

Hal yang paling membuat aman ialah tidak adanya pihak pemungut parkir. Sehingga saat datang dan pergi dari masjid, hati terasa bahagia.

Lihat juga...