Tingkatkan Populasi, Pemprov Riau Bantu Kelahiran Sapi Warga

Ilustrasi - Dok CDN

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) tahun ini memfokuskan pelayanan kelahiran sapi milik masyarakat untuk peningkatan populasi ketimbang penggemukan.

“Itu kami lakukan melihat efisiensi dan efektivitas anggaran, makanya sekarang fokus kami bagaimana pelayanan kesehatan sapi milik masyarakat khususnya saat kelahiran ditingkatkan,” kata Kepala PHK Provinsi Riau, Askardia Patrianov di Pekanbaru, Minggu.

Patrianov, demikian sapaan akrabnya menjelaskan, tujuan ini untuk menekan angka kematian sapi saat kelahiran, selain juga dalam rangka melakukan efisiensi dan efektivitas anggaran guna peningkatan populasi.

Patrianov menilai biaya peningkatan populasi sapi lewat pembiakan induk atau melahirkan, jauh lebih murah ketimbang penggemukan dengan mendatangkan anakan dari luar daerah.

Ia mencontohkan, biaya pelayanan kelahiran sapi sebanyak 25 ribu ekor itu hanya sekitar Rp24 miliar.

“Atau perbandingannya kalau mendatangkan sapi untuk penggemukan itu biayanya Rp11 juta per ekor, sedangkan untuk biaya pelayanan kelahiran atau anakan hanya Rp700 ribu per ekor,” ujarnya membandingkan.

Bisa dibayangkan berapa besar penghematan yang didapat jika pemberdayaan anakan sapi peternak setempat dilakukan dengan memberikan bantuan pelayanan kelahiran, ketimbang harus mendatangkan sapi untuk penggemukan demi peningkatan populasi.

Selain juga dapat mendorong peternak setempat bisa lebih berdaya dan memiliki kemampuan untuk menjaga indukan sapi.

Walau diakuinya untuk memenuhi kebutuhan daging lokal pihaknya tetap masih menerima bantuan sapi dari pemerintah pusat.

Ditambahkannya hibah bantuan sapi tahun ini pihaknya akan menyalurkan 2.400 ekor sapi lebih dengan biaya Rp43 miliar untuk kabupaten/kota.

“Kalau hibah ini kita targetkan akhir April semua selesai, karena sudah hampir semua kelompok masyarakat penerima hibah menerima, yakni ada 186 kelompok yang tersebar di 12 kabupaten/kota,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...