Peluang Putra Indonesia Menang di Surakarta Berat

Ilustrasi turnamen catur - Foto: Dokumentasi CDN

SURAKARTA – Peluang pecatur putra Indonesia untuk bisa menjuarai turnamen grandmaster 2018 sangat berat. Selisih dua poin dari posisi pimpinan klasemen sulit dikejar, dengan sisa tiga babak pertandingan di Surakarta, Jateng, Minggu (29/4/2018).

Dua wakil Indonesia FM Yoseph Taher dan IM Sean Winshand hingga babak kedelapan baru mengumpulkan 4,5 poin. Sementara pimpinan klasemen GM Rusia GM Anton Demencho mengemas 6,5 poin. Sementara itu pecatur AS Timur Gerayev berada di posisi kedua sendirian dengan 5,5 poin, disusul GM Ma Qun (China) dengan 5 poin.

Anton Demenchenko tetap bercokol di pimpinan setelah menang atas pecatur Vietnam GM Nguyen Anh Dung. Sean Winshand menambah satu poin setelah mengalahkan rekan senegaranya dari Indonesia FM Novendra Priasmoro. Sedangkan Yoseph juga menambah satu poin setelah mengalahkan pecatur Singapura IM Gong Wei Ming Kevin.

Turnamen grandmaster masih akan mempertandingkan babak sembilan dan 10 pada Senin (30/4/2018) dan akan berakhir Selasa (1/5/2018) pada babak 11. Dengan babak pertandingan tersisa, pecatur wakil Indonesia harus memenangi seluruh sisa tiga babak pertandingan.

Sementara itu, pecatur Georgia WGM Keti Tsatsalashvili sendirian melejit ke posisi pimpinan sementara setelah pertarungan di babak delapan turnamen grandmaster putri 2018, Minggu (29/4/2018). Keti memastikan bercokol di posisi pimpinan dengan mengemas 5,5 poin setelah menang melawan pecatur Indonesia WFM Ummi Fisabilillah.

Kemenangan tersebut menghantar Keti menggeser posisi pimpinan sebelumnya yang diisi WGM Frayna Janelle Mae (Filipina). Pada babak delapan Frayna kalah dari WIM Mila Zarkovic (Serbia) sehingga masih tetap mengumpulkan 5 poin. Sedangkan Mila dengan kemenangan itu menambah poin menjadi 5.

Dengan tumbangnya Frayna tersebut, persaingan tetap berlangsung berat dan ketat. Dua pecatur Indonesia WIM Chelsie Monica Sihite dan WIM Dewi AA Citra sama-sama meraih hasil remis dan menambah 0,5 poin sehingga hingga babak delapan itu keduanya mengemas 5 poin.

Pada pertandingan babak kedelapan Chelsie remis melawan pecatur Serbia WIM Tijana Blagojevic dan Dewi AA juga seri melawan Alina L’Ami (Rumania). Seusai bertanding Dewi AA Citra mengatakan, dirinya cukup puas dengan hasil remis. “Hasil ini sudah sesuai dengan persiapan saya, dan saya lihat Frayna yang paling serius di turnamen ini,” kata Dewi.

Dewi menyebut, harus bisa merebut tiga pertarungan tersisa untuk merebut kemenangan di turnamen kali ini. Dengan perhitungan tersebut Dewi siap bermain habis-habisan. “Saya harus menang di tiga sisa babak, dan kalau sekali remis saja harapan saya sudah pupus,” pungkasnya. (Ant)

Lihat juga...