Pusat Distribusi Jagung Bulog Sumut Dibangun Maret

Jagung pipilan -Dok: CDN

MEDAN – Perum Bulog Sumut memastikan pembangunan pusat distribusi jagung atau corn distribusing centre di Seruai, Belawan Sumut akan dilakukan di Maret 2018 ini. Sejumlah syarat untuk pembangunan sudah selesai disiapkan.

“Beberapa proses untuk syarat pembangunan sudah selesai sehingga dipastikan corn distribusing centre Bulog Sumut di Belawan itu dipastikan dibangun sesuai rencana yakni Maret,” ujar Kepala Bulog Sumut Benhur Ngkaimi, Sabtu (9/3/2018).

Menurut Dia, pembangunan pusat distribusi jagung dilakukan Bulog untuk menjaga kestabilan harga komoditas tersebut khususnya di tingkat petani. Bangunan tersebut akan dilengkapi dengan alat pengering jagung. “Pusat distribusi jagung ini segera dibangun dan dioperasikan,” ujar Benhur.

Pusat distribusi jagung itu tahap awal berkapasitas 30.000 ton. Dengan adanya pusat distribusi jagung, Bulog akan semakin leluasa membeli jagung petani. Pusat distribusi tersebut menjadi alternatif tempat penjualan petani sehingga harga di pasar bisa terkontrol.

Bulog menyebut, harga beli jagung di petani pekan ini mencapai Rp3.100 perkilogram untuk jenis pipil kering. Jagung tersebut memiliki kadar kekeringan air hingga 14 persen. “Bulog Sumut siap menampung hasi panen petani dengan jumlah tidak terbatas ” katanya.

Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU Medan, Ramli Simanjuntak berharap pusat distribusi jagung itu segera dioperasikan. Sehingga petani yang saat ini masih mengeluhkan harga jual jagung dapat memanfaatkannya. Harga jagung pipil basah di tingkat petani sekitar Rp2.600 – Rp2.900 per kg.

KPPU menilai harga jagung yang rendah di tingkat petani Sumut dampak mata rantai distribusi yang panjang. “Adanya pusat distribusi jagung milik Bulog yang perusahaan BUMN diyakini bisa semakin mendorong harga jagung di tingkat petani,” ujar Ramli. (Ant)

Lihat juga...