NTT Dapat Bantuan CSR BUMN Rp25,5 Miliar
KUPANG – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapatkan bantuan dana kepedulian sosial perusahaan atau CSR sebesar Rp25,5 miliar. Dana bantuan tersebut akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur, pendidikan, dan pembangunan MCK serta air bersih dan rumah ibadah.
Bantuan bernilai miliaran rupiah tersebut diserahkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya pada kunjungan kerja, di Desa Bipolo, Kabupaten Kupang, Selasa (6/3/2018). “Jumlah ini merupakan bantuan CSR khusus untuk masyarakat di Kabupaten Kupang, Kota Kupang, serta Flores Timur,” kata Rini usai menyerahkan bantuan.
Rini mengatakan CSR tersebut merupakan sumbangan dari sejumlah BUMN di Indonesia yang bersinergi untuk membangun daerah-daerah tertinggal. NTT menjadi salah satu sasaran dalam program tersebut. Untuk wilayah Kabupaten Kupang dan Kota Kupang, jumlah dana CSR yang diberikan senilai Rp9,5 miliar, sedangkan untuk Larantuka dan Adonara jumlahnya mencapai Rp12,5 miliar.
Bantuan CSR difokuskan untuk perbaikan infrastruktur pendidikan, kelistrikan, MCK, air bersih, sumur bor, serta pembangunan rumah-rumah ibadah serta beasiswa bagi para pelajar berprestasi.
Gubernur NTT Frans Lebu Raya mengatakan, apa yang sudah dilakukan oleh BUMN terhadap masyarakat NTT dalam berbagai hal melalui bantuan tersebut harus diapresiasi. Dan untuk menghargainya, maka penggunaan bantuan tersebut harus dilakukan sebaik-baiknya sesuai dengan perencanaannya.
Sementara masyarakat diminta untuk tidak merusak bantuan yang sudah diberikan dan mempergunakannya dengan sebaik-baiknya. “Tadi saya lihat sendiri adanya sekolah dalam kondisi darurat dan rusak di Bipolo. Saya bersyukur karena ibu Menteri langsung memerintahkan Telkom, Pertamina dan PLN untuk bersinergi dalam membangun sekolah baru yang permanen,” pungkasnya. (Ant)