SLEMAN — PSS Sleman terus berbenah. Pembentukan tim yang akan disiapkan mengarungi kompetisi musim depan, terus dikebut. Salah satu yang dilakukan manajemen adalah melakukan penjajakan pemain pinjaman dari klub Liga 1.
Penjajakan ini dilakukan sebagai alternatif, guna mendapatkan amunisi yang siap digunakan saat kompetisi bergulir. Meminjam pemain menjadi opsi paling realistis, karena memburu pemain berkualitas bukan perkara mudah. Terlebih, PSS terbilang telat dalam perburuan pemain.
Kehadiran pemain pinjaman akan melengkapi skuad Super Elang Jawa yang saat ini sudah memiliki beberapa pemain yang dikontrak jangka panjang. Meski begitu, manajemen tim kebanggaan Slemania dan Brigata Curva Sud (BCS) masih enggan buka suara berapa banyak pemain yang jadi incaran.
Manajer PSS, Baryadi, mengatakan, sejauh ini baru Sriwijaya yang telah dihubungi terkait opsi mendatangkan pemain pinjaman. Laskar Wong Kito menjadi salah satu prioritas, karena memiliki kedekatan dengan Baryadi. Di mana ia pernah menjadi manajer tim asal Sumatera Selatan tersebut.
Saat itu, Laskar Wong Kito berhasil meraih juara Liga Indonesia dan Piala Indonesia musim 2007/2008 hingga juara Copa Indonesia dan mengikuti Liga Champion Asia. “Baru Sriwijaya yang sudah dihubungi, tapi rencananya ada beberapa klub lain yang akan dihubungi,” kata Baryadi, Senin (1/1/2018).
Baryadi masih menutup rapat nama pemain yang akan diboyong untuk musim ini. Termasuk berapa jumlah pemain pinjaman yang akan memperkaya komposisi skuad Super Elang Jawa. Menurutnya, manajemen masih akan merembug kebutuhan pemain dengan direksi PT PSS.
Hal ini dilakukan, karena berkaitan dengan anggaran PT PSS. “Belum bisa kita putuskan, masih dalam tahap pembahasan. Harapan kami, ya secepatnya tim terbentuk,” harapnya.
Selain pemain pinjaman, manajemen juga masih menunggu nama pemain yang direkomendasi pelatih kepala, Herry Kiswanto. Namun, Baryadi menyebutkan kekuatan awal tim direncanakan berjumlah 20 pemain. Hanya saja hingga saat ini belum genap, padahal tes kesehatan sebagai agenda awal sebelum tanda tangan kontrak pemain rencananya akan dilangsungkan pada 2 Januari ini.
Ada pun pemain yang masuk kontrak adalah 80 persen komposisi yang digunakan saat meladeni Persebaya Surabaya di laga persahabatan awal Desember 2017. Selain itu, ada pula nama-nama yang merupakan rekomendasi Herkis.