Tim Pendaki Difabel Makasar Daki Gunung Sesean

MAKASSAR – Rombongan pendaki bersama tim difabel kembali melakukan pendakian Gunung Sesean di Kabupaten Toraja Utara. Pendakian kali ini menjadi kegiatan lanjutan setelah sebelumnya sukses menaklukkan Gunung Latimojong, Sulawesi Selatan.

Ketua Panitia Ekspedisi Pendakian Bersama Difabel Menembus Batas Part II, Nur Hidayat menuturkan, dipilihnya gunung sebagai lokasi ekspedisi karena gunung merupakan simbol kekuatan alam yang diciptakan Tuhan.

“Dibutuhkan kemampuan dengan mental yang kuat, kesigapan, pengetahuan dan taktik manajerial. Ketika kami mampu berada di gunung berarti kami mampu berada kelompok-kelompok masyarakat untuk beraktifitas, artinya kami mampu berada di dalam kondisi apapun,” tegas Yayat, Jumat (1/12/2017).

Pendakian kali ini dalam rangka memperingati Hari Penyandang Disabilitas Internasional 2017 yang diperingati setiap 3 Desember. Pendakian didukung penggiat alam bebas dari berbagai organisasi dan komunitas, dari Makassar, Enrekang, Tana Toraja, dan Toraja Utara yang berjumlah sekitar 70 orang.

Diketahui, rombongan pendaki tim pendukung difabel yang berangkat dari Makassar ini akan bertemu dengan rombongan lainnya yang berada di Enrekang. Kemudian pada Sabtu (2/12) akan melanjutkan perjalanan menuju kaki gunung Sesean untuk langsung melakukan pendakian.

Pada peringatan hari disabilitas internasional 2016, pendakian difabel yang diinisiasi Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) sebelumnya sukses mengapai puncak gunung Latimojong, Kabupaten Enrekang, Sulsel dengan mengikutkan tiga atlet difabel.

Kepala Dinas Sosial Makasar Mukhtar Tahir menyebut, kegiatan pendakian oleh difabel tersebut diharapkan mampu mendorong tumbuhnya keyakinan para difabel untuk mampu membuktikan kemampuannya. (Ant)

Lihat juga...