Spaso Memuji Rekan Bermain di Laga Menjamu Guyana

JAKARTA – Penyerang naturalisasi tim nasional Indonesia Ilija “Spaso” Spasojevic memuji rekan-rekan setimnya usai mencetak dua gol dalam laga persahabatan internasional FIFA melawan Guyana di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2017) malam.

Spaso menyebut, dua gol yang membuat Indonesia menang 2-1 atas Guyana merupakan kerja keras seluruh pemain. “Saya memang membuat dua gol, tetapi itu semua karena kerja keras pemain lain yang tampil bagus,” kata Spaso usai pertandingan, Sabtu (25/11/2017).

Pemain yang dinaturalisasi dari Montenegro ini menyanjung tinggi pemain-pemain muda yang mendampinginya bermain di lapangan. Pelatih timnas Indonesia Luis Milla membawa 21 pemain untuk laga kali ini. Hanya satu yang berstatus sebagai pemain senior yaitu Ilija Spasojevic. Lainnya merupakan punggawa timnas U-23. “Sebuah kebanggaan bermain dengan mereka,” ujar Spaso.

Adapun dua gol Indonesia di partai kontra Guyana dicetak oleh Ilija Spasojevic di menit ke-36 babak pertama melalui tendangan penalti dan di paruh kedua tepatnya menit ke-75. Gol Guyana sendiri dibuat oleh Shaquille Agard di menit ke-9. Bagi Spaso gol-gol tersebut membuat dirinya sudah mengoleksi dua gol dari dua laga bersama tim nasional Indonesia.

Pelatih Luis Milla menyebut, dua gol dalam dua laga menunjukkan penyerang Bhayangkara FC itu adalah pemain penting di skuatnya.  Namun, pelatih berkebangsaan Spanyol itu menolak memberikan pujian untuk satu orang pemain saja. “Tim bermain bagus hari ini. Kami layak memenangkan pertandingan,” kata Milla.

Milla menyebut, laga uji coba antara Indonesia melawan Guyana sebagai pertandingan yang berlangsung dengan kompetitif. Bahkan sebagai tuan rumah, anak asuhnya sempat kesulitan khususnya di awal sampai pertengahan babak pertama. Guyana tidak membiarkan Indonesia mengembangkan permainan.

Namun, semuanya berubah mulai 10 menit akhir paruh pertama laga yang dikatakan Milla titik awal perubahan performa anak-anak asuhnya. Serangan yang dikembangkan melalui sektor sayap bisa menekan lawan.

“Lalu di babak kedua, kami bermain lebih baik lagi. Ini karena saat jeda kami mengevaluasi pertandingan dan mengetahui ke arah mana kami bisa menyerang dan menyulitkan lawan. Pergantian pemain juga memberikan pengaruh. Kami layak memenangkan pertandingan ini,” kata Luis Milla.

Sementara, timnas Guyana menerima kekalahan dari Indonesia dan menganggap itu sebuah pembelajaran agar tampil lebih baik. Pelatih tim nasional Guyana Wayne Dover mengakui kualitas permainan Indonesia yang disebutnya memiliki pemain-pemain muda berkualitas bagus.

“Melalui pertandingan ini, Indonesia menunjukkan bahwa mereka adalah tim berkualitas baik, dengan deretan pemain muda yang bagus,” kata Wayne. (Ant)

Lihat juga...