Korban Luka Kosambi Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit
JAKARTA – Total korban yang menderita luka-luka akibat ledakan dan kebakaran pabrik kembang api PT. Panca Buana Cahaya di Kosambi, Kabupaten Tangerang diperkirakan mencapai 46 orang. Ada sejumlah korban yang sudah diperbolehkan pulang, namun ada juga yang masih menjalani perawatan intensif di beberapa rumah sakit yang berbeda.
Komisaris Besar (Kombes) Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) POLDA Metro Jaya menjelaskan hingga saat ini masih ada sejumlah korban luka-luka yang dirawat. Mereka kebanyakan menderita luka bakar dengan tingkatan yang bervariasi, namun rata-rata menderita luka bakar hingga 50 persen.
Menurut Argo Yuwono, hingga saat ini total ada sekitar 12 orang pasien yang masih terus menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit, bahkan ada satu pasien yang hari ini telah dipindahkan ke rumah sakit lainnya. Pasien tersebut belakangan diketahui telah dipindahkan ke Rumah Sakit (RS) Ciputra Hospital Citra.
“Ada sejumlah pasien luka-luka korban ledakan dan kebakaran pabrik kembang api Kosambi, totalnya ada 12 pasien, dengan perincian masing-masing 10 pasien dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang, masing-masing 8 pasien diantaranya dirawat di ruangan umum, sedangkan 2 pasien lainnya dirawat di ruangan Intensive Care Unit (ICU),” kata Kombes Pol. Argo Yuwono di RS. POLRI, Kramat Jati, Jakarta, Timur, Senin (30/10/2017).
Argo Yuwono menambahkan, ada 2 pasien lagi yang dirawat di beberapa rumah sakit yang berbeda, masing-masing 1 pasien dirawat di RSIA BUN dan 1 pasien lagi sudah dipindahkan dari RSUD Tangerang menuju RS. Ciputra Hospital Citra. Dengan demikian total pasien korban luka yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit sekitar 12 orang.
Menurut Argo Yuwono pula, sedikitnya ada 2 pasien korban luka-luka yang sebelumnya telah mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit, namun tak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia. Kedua jenazah tersebut sudah diambil dan dimakamkan oleh pihak keluarga masing-masing di Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat.
“Kami atas nama Kepolisian Negara Republik Indonesia tentu saja berharap dan berdoa semoga seluruh pasien korban luka-luka yang masih dirawat diberikan kesembuhan dan sehat kembali seperti sedia kala, sedangkan bagi keluarga pasien semoga diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” pungkas Argo Yuwono.