JAYAPURA – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) mensosialisasikan KB dengan cara komunikasi informasi dan edukasi (KIE) kreatif bagi warga di Kampung Abepantai dan Waena, Kota Jayapura, Papua, Senin (30/10/2017).
Kabid Keluarga Berencana dan Kesehatan Produksi BKKBN Provinsi Papua, Baso Pikres mengatakan, kegiatan tersebut juga melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindunan Anak dan KB Kota Jayapura agar mendapatkan hasil yang maksimal.
“Sosialiasi KIE terkait program KB perlu mengikutsertakan dan partisipasi banyak pihak, baik pemerintah daerah dan swasta atau lembaga swadaya dan organisasi profesi sehingga memberikan pemahaman tentang kependudukan dan keluarga yang berkualitas,” katanya.
Ketika berbicara tentang pembangunan dan kependudukan, kata dia, maka tidak terlepas dari keterkaitan dengan keluarga berencana (KB) yang digaungkan oleh BKKBN.
Kalau KB sukses maka akan melahirkan anak dan ibu yang sehat dengan SDM yang berkualitas. Untuk itu, KIE adalah salah satu cara untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat luas soal KB. “KB disini, salah satunya mengatur tentang jarak kelahiran anak pertama dan kedua serta anak berikutanya,” katanya.
Idealnya jarak antara anak pertama dan kedua adalah lima tahun. Sementara ideal pasangan untuk menikah adalah perempuan beruisa 20 tahun dan pria berusia 25 tahun. Ketentuan tersebut, dianggap paling tidak perempuan sudah selesai SMA dan pria sudah selesaikan kuliah sehingga bisa bertanggungjawab kepada keluarganya.
Sementara itu, Kepala Kelurahan Waena Kundrat Tukayo SP mengapresiasikan kegiatan sosialisasi KIE dari BKKBN yang menggandengan DPRP dan dinas terkait di kelurahannya.
“Kami hanya mengusulkan agar kegiatan seperti ini sebaiknya jauh-jauh hari diberitahukan sehingga kami bisa sampaikan ke masyarakat dibawah. Sehingga masyarakat yang hadir bisa lebih banyak dan mereka bisa tahu tentang KB,” kata Kundrat.
Kepala Kelurahan Abepantai Rinna Imelda Tjoe menyambut baik sosialisasi yang dilakukan oleh BKKBN, karena kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup masyarakat Kelurahan Abepantai. “Kami harap dengan adanya sosialisasi ini, warga Abepantai lebih mengerti tentang KB, bagaimana menata keluarga yang baik terutama mereka juga bisa sampaikan kepada keluarga lainnya,” kata Rina.
Secara terpisah, koordinator sosialisasi KIE Kreatif, Amna Abdulah mengatakan sosialisasi itu akan dilakukan juga di kabupaten lainnya di Papua. “Sementara ini baru di Kota dan Kabupaten Jayapura, kedepanya akan dilakukan hal yang sama di kabupaten lainnya di Papua,” katanya. (Ant)