Ribuan Siswa Lamsel Pawai Akbar Tahun Baru Islam 1439 Hijriyah
LAMPUNG — Ribuan siswa dari berbagai sekolah tingkat Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah,Madrasah Aliyah swasta dan negeri, Pondok Pesantren hingga Perguruan Tinggi dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Selatan menggelar pawai akbar Tahun Baru Islam 1 Muharram 1439 Hijriyah.
Pawai akbar Tahun Baru Islam 1439 Hijriyah yang dimulai dari lapangan Cipta Karya Kabupaten Lampung Selatan tersebut diawali dengan lima grup drum band dan ribuan peserta lain.
Pawai akbar tahun baru Islam tersebut menurut KH. Rafiqudin selaku penanggungjawab kegiatan merupakan kegiatan yang digagas oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan sebagai acara tahunan untuk menyambut pergantian tahun baru Islam.
Kegiatan yang diikuti berbagai elemen lembaga pendidikan di Lampung Selatan khususnya di bawah Kementerian Agama sebanyak 3.500 siswa berikut partisipasi dari puluhan wanita anggota majelis taklim.
Menurut Rafiqudin selain diikuti oleh ribuan peserta kegiatan tersebut juga diikuti oleh pejabat Kementerian Agama Kabupaten Lampung Selatan, pejabat satuan kerja perangkat daerah Pemkab Lampung Selatan, perwakilan pondok pesantren serta para pimpinan ormas Islam di antaranya pimpinan Muhamadiyah.
“Kegiatan pawai akbar sebagai acara menyambut tahun baru Islam yang selama ini kurang dikenal bahkan budaya merayakan tahun baru justru dirayakan lebih meriah pada tahun baru nasional bahkan kerap diisi hura hura sehingga pawai akbar ini menjadi pengingat bagi generasi muda,” ungkap Kepala Pondok Pesantren Ushuludin ini di lapangan cipta karya Kalianda, Kamis (21/9/2017)

Bupati Kabupaten Lampung Selatan Zainudin Hasan yang memberikan sambutan dalam kegiatan pawai akbar tahun 1439 Hijriyah berharap kegiatan pawai akbar tahun baru Islam harus menjadi kegiatan sekolah umum tidak hanya sekolah berbasis keagamaan.
Zainudin Hasan menuturkan pondok pesantren bisa menjadi contoh bagi masyarakat umum dan bisa memakmurkan masjid dengan mengirimkan santrinya untuk bisa mengikuti aktifas masjid sebagai khatib.
Kepedulian pada pesantren juga akan dilakukan oleh Pemkab Lamsel dengan memberikan bantuan beasiswa dari tingkat MI, MTS, MA serta pasca lulus dari madrasah aliyah untuk bisa memberi beasiswa kepada siswa berprestasi.
Kepedulian pada siswa berprestasi di sekolah sekolah di bawah Kementerian Keagamaan menurut Zainudin Hasan bisa menjadi pemicu semangat para siswa dan peningkatan sumber daya manusia dari sekolah sekolah keagamaan termasuk pesantren.
“Sebagai siswa lulusan pesantren serta sekolah sekolah keagamaan Pemkab Lamsel akan selalu mendukung dengan bantuan berupa beasiswa yang akan meningkatkan semangat belajar siswa agar setara dengan sekolah sekolah lain,” beber Zainudin.
Pawai akbar Tahun Baru 1439 Hijriyah yang diikuti oleh ribuan siswa tingkat MI hingga perguruan tinggi di Kabupaten Lampung Selatan tersebut menempuh rute sepanjang lima kilometer dimulai dari lapangan cipta karya dengan mengikuti rute jalan jalan protokol kota Kalianda dan berakhir di Masjid Kubah Intan Kalianda.
