Pemprov DKI Terus Normalisasi Sungai Cegah Banjir

JAKARTA – Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta menyatakan sampai dengan saat ini, pekerjaan normalisasi sungai, waduk, situ, embung dan saluran penghubung di wilayah ibukota masih terus berjalan.

“Sejauh ini, pengerjaan normalisasi sungai, waduk, situ, embung serta saluran penghubung yang tersebar di lima wilayah kota DKI Jakarta sudah mencapai 80 persen, dan kami kerjakan terus,” kata Kepala Dinas SDA DKI, Teguh Hendarwan di Jakarta, Rabu.

Melalui pekerjaan normalisasi tersebut, dia mengharapkan titik atau lokasi genangan maupun banjir di wilayah ibukota dapat berkurang secara signifikan pada saat musim hujan tahun ini.

“Tahun ini, kami sudah membuat pemetaan mengenai pelaksanaan pekerjaan normalisasi di lima wilayah Kota DKI Jakarta, terutama di wilayah-wilayah yang dialiri 13 sungai. Semuanya sudah kami kerjakan dari awal tahun,” ujar Teguh.

Dia menuturkan di wilayah Jakarta Selatan, pekerjaan normalisasi dipusatkan di Kali Krukut dan kawasan Mampang, di wilayah Jakarta Timur dipusatkan di Kali Sunter dan Ciliwung, sedangkan di wilayah Jakarta Barat dipusatkan di Kali Moekervart dan Pesanggrahan.

“Sementara itu, di wilayah Jakarta Utara, normalisasi dipusatkan di Kali Sunter dan Ancol. Kemudian di wilayah Jakarta Pusat difokuskan di anak Kali Ciliwung. Semua pekerjaan dilakukan secara swakelola,” tutur Teguh.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan dalam pelaksanaan pekerjaan normalisasi tersebut, pihaknya juga menemui sejumlah kendala, salah satunya yaitu kesulitan mobilisasi alat-alat berat menuju lokasi normalisasi.

“Kesulitan lainnya, yakni masih banyaknya bangunan liar di bantaran sungai-sungai yang dinormalisasi, sehingga pengerukan hanya bisa dilakukan sampai kedalaman maksimal dua meter. Kalau lebih, bangunan itu bisa longsor,” ungkap Teguh. (Ant)

Lihat juga...