Elizabet Wehantow Maafkan Pelaku Penamparan

MANADO — Elizabet Wehantow, korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh penumpang tujuan Jakarta yang juga merupakan istri pensiunan jenderal polisi, telah memberikan maaf kepada pelaku, namun kasus hukum terus berlanjut.

Elizabet Wehantow yang merupakan petugas Aviation Security Service (AVSEC) Angkasa Pura 1 Bandara Sam Ratulangi Manado, telah menerima permohonan maaf pelaku penamparan, namun penanganan laporan polisi diserahkan kepada manajemen Angkasa Pura 1.

“Bila pelaku dengan tulus  meminta maaf, saya juga bisa menerima, tapi sepenuhnya saya serahkan saja kepada manajemen. Sampai saat ini, belum ada komunikasi dengan pelaku”, ungkap Elizabet Wehantow di Manado, Minggu (9/7/2017).

Sementara itu, managemen Angkasa Pura 1 Bandara Sam Ratulangi Manado belum menarik laporan dan masih terus berlanjut. Menurut General Manager Angkasa Pura 1, Erik Susanto, hingga kini belum ada permintaan maaf secara langsung dari pelaku dan kami hanya melihat melalui media. Erik mengatakan, kasus ini telah diserahkan kepada pihak kepolisian dan masih terus berlanjut.

“Mbak Jeni di sini tugasnya diawasi oleh manajemen, dan kami di sini juga diatur oleh aturan dan berkenan dengan regulasi diawasi oleh peraturan International. Dan, apa yang dilakukan oleh petugas AVSEC demi menjamin keselamatan semua penumpang”, tegas Erik.

Erik menambahkan, pihaknya menunggu proses lanjut di Kepolisian, namun yang penting pihaknya sudah menjawab permintaan maaf Ibu Joice seperti yang disampaikan di media.

Lihat juga...