| Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Ahdi Rizaliansyah memberikan keterangan mengenai visi razia simpatik. |
Razia Zebra Candi 2016, Polri menekankan akan pentingnya pencegahan dan meminimalisir angka kecelakaan dengan razia surat-surat kelengkapan. Dalam razia ini, polisi juga melakukan operasi secara humanis dan simpatik. Dengan memberikan hadiah berupa kue promoter, polisi berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalulintas.
“Karena dengan tertib berlalulintas, secara otomotis mampu mengurangi resiko kecelakaan lalulintas saat berkendaraan,” tekan AKP Ahdi.
| Petugas Polres Karanganyar melakukan pendekatan humanis dalam razia simpatik dengan membagikan kue. |
Dalam razia simpatik ini, setidaknya 400 kue kukis promoter disiapkan untuk pengendara yang melengkapi surat-surat berkendaraan. Meski begitu, tak sedikit yang tidak mampu menunjukkan surat-surat kendaraan diberikan sanksi tegas, yakni berupa tilang. “Untuk yang tidak lengkap, tetap kita kenai tilang,” imbuhnya.
Meski begitu, tak sedikit pengendara yang mendapat hadiah spesial tersebut mengaku senang karena razia dilakukan dengan humanis. Bahkan, pengendara secara terang-terangan meminta agar razia simpatik dengan memberikan hadian tersebut perlu ditingkatkan.
| Pengendara kendaraan pun merasa senang dengan perlakukan razia simpatik Polres Karanganyar. |
“Saya kira razia seperti ini perlu ditingkatkan. Tidak hanya punishment tetapi pemberian seperti reward seperti ini bagus juga,” ucap Pratiwi, salah satu pelajar yang mengaku senang mendapat hadiah berupa kue promoter tersebut.
| Keakraban petugas dan masyarakat dalam sebuah razia simpatik. |
Menurutnya, selain dapat memberikan motivasi agar pengendara melengkapi kelengkapan kendaraan, pemberian hadiah tersebut juga meningkatkan budaya tertib berlalulintas.
Jurnalis: Harun Alrosid/ Editor: Satmoko/ Foto: Harun Alrosid