SENIN, 11 JULI 2016
SOLO — Sejumlah mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, diketahui dalam kondisi buruk. Padahal mobil plat merah itu baru saja dibawa mudik oleh pegawai. Hal ini diketahui setelah mobil dinas di Karanganyar ini diapelkan di Setda Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliatmono yang mengecek langsung kondisi mobil dinas tersebut sempat heran melihat kondisi mobil tidak pasca di bawa mudik oleh pejabat yang diberi wewenang untuk membawa mudik. Sebab, banyak kondisi mobil dinas kotor di sekitar mesin, bahkan beberapa mobil akinya habis dan air radiatornya kering.
“Bagaimana ini, mobil tidak pernah dirawat. Kap mesin tidak pernah dibuka. Ini justru air radiatornya kering. Seharusnya kap mesin dibuka setiap pagi, Sopir itu tugasnya merawat mobil, kalau kayak ini berarti tidak bekerja,” ucap Bupati dengan nada marah di sela-sela pemeriksaan mobil dinas tersebut, Senin (11/7/16).

Bupati menegaskan, Kepala Dinas terkait dan para sopir diminta meningkatkan perawatan mobil dinas yang diberikan tanggung jawab kepada mereka. Sebab, jika tidak dirawat dengan baik, justru akan menghambat tugas pokok pejabat dalam menjalankan roda pemerintahan. Jika kondisi mobil dinas bagus, tambah Bupati justru dapat mendukung gerak cepat pemerintah dalam melakukan berbagai kegiatan untuk masyarakat.
“Secara umum mobil dinas di Karanganyar kondisinya masih layak pakai. Hanya saja perawatannya yang kurang baik oleh pemiliknya. Sebenarnya mobil plat merah itu sangat dihargai jika berada di kampung-kampung. Ini bukti hadirnya Pemerintah, maka jangan sampai disalahgunakan. Mobil ini harus dirawat dengan baik,” tegasnya.
Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo ini secara bersama-sama memeriksa satu persatu kondisi puluhan mobil dinas milik Pemerintah Kabupaten. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesiapan mobil digunakan kerja usai dipinjamkan untuk kegiatan pejabat terkait selama lebaran. (Harun Alrosid)