SABTU, 2 JULI 2016
BANDUNG — Forum Perwarta Persib (FPP) berhasil mengumpulkan Rp 44.080.000 yang berasal dari 37 proses lelang barang pemain, pelatih dan mantan Persib, untuk korban tabrak lari Ridho Maulidin Sukarna. Adapun barang-barang yang dilelang itu, dari mulai medali, sepatu, Jersey dan barang pribadi sang pemain.

Sebelumnya FPP merasa perlu memfasilitasi penggalangan dana untuk bocah berusia lima tahun tersebut, sejak 18 April hingga 30 Mei 2016 lalu. Dimana dengan usia sedini itu Ridho harus menerima kenyataan pahit kehilangan kaki kiri, pascainsiden tabrak lari yang diduga dilakukan oleh oknum bobotoh, pada 30 Maret 2016 lalu.
Ayah korban, Herri Juheri berterimakasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi pada acara penggalangan tersebut. Pria yang hanya bekerja sebagai buruh serabutan ini mengucapkan syukur berkali-kali saat hasil lelang tersebut diberikan.
“Terimakasih kepada semuanya, bobotoh juga yang sudah peduli kepada anak saya (Ridho),” ujar Herri.
Herri sampaikan, kendati salah satu dari kaki putranya diamputasi namun bukan berarti harus menghentikan mimpi. Artinya, Ridho harus tetap menjalani hidup untuk mengejar cita-cita. Demikian hasil lelang tersebut, ia sampaikan akan digunakan untuk masa depan sang anak.
“Kehidupan Ridho tak sampai di sini saja, Insya Allah bantuan yang telah datang kepada kami, akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk masa depan Ridho, karena jalan hidupnya masih panjang,” ucap Herri didampingi istrinya, Lilis.
Sementara itu, salah satu perwakilan FPP Jatnika Sadili berharap, apa yang telah diusahakan oleh rekan-rekan pewarta, bisa menjadi manfaat bagi Ridho baik kini maupun ke depannya
“Terima kasih kami ucapkan sedalam-dalamnya kepada bobotoh, juga kepada seluruh jajaran Persib Bandung yang dengan ikhlas memberikan dukungannya kepada kami, semoga apa yang telah dilakukan bisa dibalas dengan kebaikan pula,” kata Jatnika.(Rianto Nudiansyah)