Setelah Mengetahui Kepastian, Bupati Flotim Segera Kunjungi Keluarga Korban

KAMIS, 14 JULI 2016

LARANTUKA — Setelah mengetahui pasti keberadaan keluarga korban menetap di desa Laton Liwo,Selasa (12/7/2016) sekitar siang hari, bupati Flores Timur (Flotim) Yosep Lagadoni Herin Rabu (13/7/2016) mendatangi keluarga korban.

Bupati Flotim katakan, lokasi asal desa korban penyanderaan bukan di Adonara dan Klubagolit maupun Lewohala tapi di desa Laton Liwo kecamatan Tanjung Bunga. Jadi data tempat asal korban yang sebelumnya diinformasikan itu salah.
“Saya baru tahu pasti tentang lokasi asal desa korban kemarin siang saat disampaikan Kesbangpol sehingga saya hari ini baru bisa mengunjungi keluarga korban,” ujarnya.
Kebetulan sekali Selasa (12/7/2016) juga bebernya, ada faximile dari gubernur NTT  ke bupati Fotim meminta bupati agar menyampaikan ke pihak keluarga supaya tetap tenang dan menyerahkan urusan pembebasan para sandera kepada pemerintah RI sehingga pesan ini bisa sekalian disampaikan.
“Saya sangat yakin pemerintah kita mampu melakukan itu karena sebelumnya pun sudah ada beberapa sandera yang dibebaskan,” tambahnya.
Ditambahkan Yosni, di DPRD Flotim sedang diselenggarakan rapat dengan pemerintah terkait koordinasi untuk upaya terkait 3 korban penyanderaan dan keluarga korban di kampung halaman mereka.
Terkait bingkisan yang diberikan, bupati katakan masa bupati jalan dengan tangan kosong? Ada peraturan daerah dan peraturan bupati tentang itu dan saat bupati berkunjung pasti ada bantuan untuk para keluarga korban.
Bupati menjenguk keluarga korban bersama Kapolres Flotim, AKBP Yandri Irsan, SH, SIK bersama kepala Kesbangpol dan camat Tanjung Bunga.
Disaksikan Cendana News di lokasi, bantuan yang diberikan kepada setiap keluarga korban yakni uang tunai 3 juta rupiah, beras 50 kilogram, ikan Sarden 60 kaleng, kecap 24 botol, saus 24 botol dan minyak goreng 6 liter.(Ebed de Rosary)
Lihat juga...