SENIN, 11 JULI 2016
MALANG — Pemandangan tidak biasa terlihat di ‘kampung’ mahasiswa Universitas Brawijaya di daerah Ketawanggede kota Malang. Jika pada hari-hari biasanya di tempat ini terlihat ramai oleh mahasiswa, kondisi sebaliknya kini justru terlihat berbeda dan sepi, terutama saat daerah ini di tinggal mudik oleh para mahasiswa.

Dari pantauan Cendana News, di daerah yang merupakan lokasi kos ribuan mahasiswa ini seketika mendadak terlihat sepi saat di tinggal penghuninya mudik. Tidak nampak lagi keramaian mahasiswa yang berlalulang keluar masuk rumah kosnya.
Warung-warung makan yang biasanya menjadi jujukan mahasiswa untuk mengisi perut juga terlihat banyak yang masih tutup. Setidaknya kondisi tersebut yang bisa terlihat di jalan Kertoraharjo, Kertorahayu, Watu gong maupun jalan Watu mujur.
Kondisi sepi dan lengang tersebut dirasa sudah menjadi sesuatu yang lumrah terjadi saat libur panjang mahasiswa tiba.
“Setiap libur lebaran atau libur panjang tiba, ditempat ini biasanya memang sepi karena di tinggal pulang kampung oleh penghuninya. Hanya penduduk asli Malang atau mahasiswa yang tidak mudik saja yang biasanya masih terlihat,”jelas Jeni salah satu mahasiswa UB.

Jeni yang merupakan mahasiswa asli Ngawi ini mengaku hanya mudik selama tiga hari saja karena harus segera kembali ke Malang untuk mengurus penelitiannya.
“Inginnya bisa mudik lebih lama lagi, tapi karena masih harus mengurus penelitian buat skripsi, jadi mau tidak mau harus segera kembali ke Malang,”ujarnya.
[Agus Nurchaliq]