Gempa 5 SR di Selat Sunda, Aktifitas Pelayaran Tetap Normal

SELASA, 28 JUNI 2016

LAMPUNG — Gempa berkekuatan 5 Skala Richter (SR) diinfokan secara resmi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi  dan Geofisika (BMKG) dengan Lok:6.12 LS,105.33 BT (66 km Barat Daya Lampung Selatan) dengan kedalaman 10 kilometer. Kepala Pengamatan Gunung Anak Krakatau (GAK) di Desa Hargo Pancuran, Andi Suardi menyebutkan, gempa tersebut terjadi akibat aktifitas vulkanik Gunung Berapi.
Ia mengungkapkan, aktifitas vulkanik yang berada di Selat Sunda tersebut terpantau di seismograf yang mencatat aktifitas kegempaan Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan.
“Secara fisik memang tidak ada dampak yang terasa namun seismograf selalu mencatat aktifitas kegempaan gunung di tengah laut tersebut,”ungkap Andi Suardi saat dikonfirmasi media Cendanananews, Selasa (28/6/2016)
Aktifitas gempa tersebut bahkan tidak dirasakan sejumlah warga di pesisir pantai Lampung Selatan. Berdasarkan kondisi tersebut selain akibat aktifitas Gunung Krakatau gempa yang mengguncang Selat Sunda akibat dari aktivitas subduksi Indo Australia dan lempeng Eurasia.
 “Gempa yang kekuatannya 5 SR ini juga tidak berpotensi tsunami dan kecil kemungkinan terdapat gempa susulan,” tandasnya.
Perwira jaga Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Bakauheni, Ferry mengungkapkan, pihaknya menerima informasi dari BMKG bahkan warga biasa menerima pesan melalui telepon seluler. Meski demikian, aktifitas kapal di Selat Sunda berjalan normal dan kondisi perairan bergelombang tidak mempengaruhi aktifitas pelayaran sebanyak 27 kapal roro.
“Meski demikian kami himbau nahkoda dan pengguna jasa pelayaran tetap berhati hati selama melakukan aktifitas pelayaran,”ungkap Ferry.
Akibat kondisi perairan yang berubah ubah dari sore menjelang malam hari, seorang penumpang pejalan kaki terjatuh dari KM Suki 2 Jakarta saat berangkat dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni. Penumpang bernama, Dedi (30) warga Bengkulu tersebut terjatuh pada Senin malam (27/6) di sekitar pulau Tempurung namun berhasil diselamatkan oleh kru kapal. Korban langsung mendapat perawatan intensif di posko kesehatan.
[Henk Widi]
Lihat juga...