Dua Ruang Kelas MIM Ngombakan Jateng Diduga Dibakar

SENIN, 23 MEI 2016

SOLO —- Dua ruang kelas Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Ngombakan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo, Senin pagi (23/5) terbakar. Dua ruang kelas yang terbakar itu diantaranya kelas V dan VI. Berunjung Ujian Nasional dan ujian sekolah telah selesai pada Sabtu (22/5), sehingga tidak mengganggu jadwal ujian siswa. 
Saksi mata Jarot Gutomo mengatakan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Saat itu dirinya yang mengaku baru pulang dari masjid mendapat laporan dari istrinya jika sekolah yang tak jauh dari rumahnya mulai mengeluarkan asap tebal. Saat dicek, ternyata benar jika dari cendela mulai keluar api dan asap. 
“Saat itu saya tidak berani langsung masuk, takut api sudah besar. Begitu pintu didobrak anak saya, baru tahu jika api belum membakar seluruh ruang kelas,” ujarnya saat ditemui Cendana News, Senin siang (23/5/16). 

Dikatakan Jarot, saat dirinya masuk ke ruang kelas, api sudah membakar almari yang berisi buku-buku pelajaran kelas VI. Hampir seluruh isi almari itu, termasuk alquran juga hagus terbakar, hingga api mulai merambat ke plafon. Dalam kebakaran ini, lanjut Jarot, ada yang aneh. Sebab, yang terbakar tidak diakibatkan api merambat, namun terpisah dari korden satu ke konden lainnya. 

Tak hanya itu, Jarot semakin curiga jika dua ruang kelas itu tidak terbakar, melainkan dibakar, setelah menemukan sejumlah bekas putung korek yang berada di lokasi kejadian. “Saya kira ini sengaja dibakar, soalnya banyak putung korek yang ada di sekitar lokasi. Kebaran ini juga aneh, setelah almari yang terbakar, korden-konder cendela yang terlihat terbakar. Tapi lokasinya jauh-jauh dari lokasi api yang lainnya,” terangnya. 
Selain menemukan putung korek api, Jarot juga menemukan sejumlah korek api lidi yang masih terbungkus plastik di tempat sampah tak jauh dari ruang kelas yang terbakar tersebut. Menurutnya, ada tiga korek api lidi yang masih untuh dan saat ini sudah diamankan aparat kepolisian. 
“Saya juga temukan korek api yang masih utuh dan terbungkus plastik. Tapi sekarang sudah diamankan,” pungkasnya. 
Pasca kejadian kebakaran dua ruang kelas MIM ini, Pengurus Muhammadiyah mendesak agar pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. Sebab, diduga kuat dua ruang kelas MIM tersebut dibakar oleh orang yang tak bertanggung jawab. 
“Kami akan minta secara tertulis membuat laporan, agar kasus ini diusut sampai tuntas,” tambah Guntur Subyantoro Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo. 
Ditekankan Guntur, jika selama ini sekolah tersebut tidak mempunyai permasalahan, baik terkait status sekolah maupun internal yayasan. Pihaknya menduga, jika ada orang yang tidak suka dengan keberadaan sekolah tersebut. 
“Sejauh ini tidak ada laporan akan adanya masalah di internal. Status tanah dan yayasan sudah jelas semua. Jadi kalaupun ada mungkin orang yang tidak suka,” pungkasnya.
[Harun Alrosid]
Lihat juga...