SENIN, 16 MEI 2016
MALANG — Siapa yang tidak kenal dengan buah Alpukat. Buah berkulit hijau yang memiliki nama latin Persea americana ini, dagingnya banyak digunakan masyarakat sebagai minuman. Selama ini kebanyakan masyarakat hanya memanfaatkan daging buahnya saja dan membuang bagian biji yang ternyata juga memiliki kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan manusia.

“Biji Alpukat mengandung Tanin yang dapat mengentikan diare serta mengandung Oleat, Linoleat, Asam Linoleat yang dapat menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL, jelas Rizky Maulana pembuat minuman berbahan biji Alpukat ‘Avocadrink’.
Menurutnya, selain itu biji alpukat juga baik untuk pencernaan dan ginjal serta dapat menghilangkan residu dari zat aditif yang terbawa oleh makanan ke dalam tubuh.
Rizky menceritakan bahwa Ide awal membuat Avocadrink berasal dari kebiasaan Ibunya yang sering mengkonsumsi biji alpukat sebagai minuman. Namun pada saat itu menurutnya minuman berbahan biji alpukat yang di konsumsi Ibunya memiliki rasa yang pahit.
“Dari situ kemudian saya mencoba mencari cara untuk menghilangkan rasa pahit yang ada di minuman tersebut agar nyaman untuk di minum,”jelasnya kepada Cendana News saat mengikuti Festival Brawijaya Agribusiness, Senin (16/5/2016).
Ia menjelaskan, untuk proses pengolahannya hampir sama dengan kopi, ada tahap penjemuran dan penyangraian.
“Biji di iris kecil-kecil kemudian di jemur sampai benar-benar kering karena jika tidak kering akan tumbuh jamur. Setelah kering kemudian dihaluskan,”jelasnya.
Kemudian untuk memperbaiki rasanya, biji yang sudah halus di masukkan ke dalam kantong yang biasa digunakan untuk teh celup. Hal ini dimaksudkan agar residu yang terbawa yang berpotensi menyebabkan rasa pahit bisa dihilangkan.
Untuk satu bungkus Avocadrink yang berisi tujuh kantong kecil, Rizky menjualnya dengan harga Rp.5.000,-. Dalam menjalanka usahanya ini ia di bantu oleh ke empat temannya yaitu Igar Arwit, Dita Audia, Yafi Alam Syah, dan Ivana Naelam Putri yang sama-sama masih duduk di bangku kuliah Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya (FP UB).
Meskipun usahanya masih berjalan selama dua bulan namun Rizky mengaku sudah pernah melayani pemesanan dari konsumennya yang berada di luar Malang, salah satunya di Mojokerto.
“Untuk kedepannya, jika peminat dan permintaan Avocadrink banyak dari masyarakat, saya siap untuk melanjutkan usaha ini,”pungkasnya.
[Agus Nurchaliq]