Investor Asing Mulai Lirik Potensi Wisata di Sumenep

SENIN, 11 APRIL 2016
Jurnalis: M. Fahrul / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto: M. Fahrul
SUMENEP — Banyaknya potensi wisata di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur yang sudah mulai dikenal rupanya dapat memikat daya tarik bagi investor manca negara,  untuk melakukan kerjasama dalam mengembangkan objek wisata yang ada, sehingga pemerintah daerah setempat sudah melakukan koordinasi sambil menunggu hasil kajian dari para investor.
Sufiyanto, Kepala Dibudparpora Kabupaten Sumenep
Hingga saat ini, sudah tiga investor manca negara yang berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan kerjasama mengembangkan sejumlah potensi wisata yang ada di ujung timur pulau garam. Kedepan diharapkan objek wisata tersebut semakin mengalami kemajuan secara signifikan.
“Beberapa waktu lalu kami telah mengadakan pertemuan dengan para investor yang tak lepas pada pengembangan pariwisata, jadi dari kajian yang kami lakukan, mereka juga mempunyai kajian juga terhadap kerjasama, yang pasti mereka akan mempelajarinya,” kata Sufiyanto, Kepala  Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Sumenep, Senin (11/4/2016).
Disebutkan, sekarang ini investor yang ingin melakukan kerjasama mengenai pengembangan wisata sudah ada tiga, itupun semuanya dari manca negara. Pemerintah daerah sedang membentuk tim untuk melakukan pengkajian guna menindaklanjuti rencana kerjasama tersebut.
“Sudah ada tiga investor manca negara, yaitu, Turki, Malaysia dan India, makanya dalam waktu dekat ini tim sudah terbentuk dan melakukan pengkajian. Untuk objek yang akan dikelola oleh investor kami masih belum bisa memberitahu,” jelasnya.
Untuk kelancaran agar rencana kerjasama dengan para investor dalam mengembangan objek wisata di daerah ini memang memerlukan dukungan semua pihak. Investor yang akan melakukan pengembangan objek wisata tersebut juga membutuhkan kondusifitas guna kenyamanan pada saat kerjasama berlangsung.
Daerah yang merupakan kota ujung timur Pulau Madura ini memang memiliki banyak potensi wisata, maka apabila objek-objek tersebut dikembangkan akan dapat menjadi penyokong terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga dari tahun ke tahun pendapatan yang diperoleh akan semakin besar dibanding dengan tahun-tahun sebelumnya.
Lihat juga...