Sukseskan Swasembada Pangan, Koramil Penengahan Terjun ke Sawah

KAMIS, 10 MARET 2016
Jurnalis : Henk Widi / Editor : ME. Bijo Dirajo/ Sumber Foto: Henk Widi 

LAMPUNG — Sukseskan upaya pemerintah dalam melakukan ketahanan pangan dan swasembada di tingkat petani pedesaan, Komando Rayon Militer( Koramil) wilayah Komando Distrik Militer (Kodim) 0421/03/PNH ikut terjun ke sawah di Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan Kabupaten Lampung Selatan.
Sinergi TNI dengan petani
Salah satu personil Koramil/03 Penengahan, Koptu Sudarwanto mengungkapkan, program sinergi dengan petani merupakan bentuk wujud nyata program Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mendorong percepatan dan peningkatan masa tanam dalam upaya khusus (upsus) padi, jagung dan kedelai. 
Pendampingan kepada petani terus dilakukan di areal pertanian di Kecamatan Penengahan, Kecamatan Ketapang, Kecamatan Bakauheni melalui bintara pembina desa masing masing.
“Kita ikut terjun bersama petani dari mulai penyediaan bibit, pengolahan tanah, masa tanam dan kini memasuki masa panen tetap kita melakukan pendampingan terutama untuk upaya sinergi TNI dengan petani,”ungkap Koptu Sudarwanto yang ikut memanen padi milik warga binaan di Desa Pasuruan bersama Koptu Abdul Halim, Kamis (10/3/2016).
Koptu Sudarwanto mengungkapkan, padi yang ditanam oleh petani merupakan bibit dukungan dari Koramil Penengahan dengan jenis Ciherang yang hasilnya cukup memuaskan. 
Sementara itu, sinergi antara anggota Koramil Penengahan dengan petani tersebut menurut Komandan Rayon Militer (Danramil) Penengahan, Kapten Inf.Sukandi merupakan bentuk nyata mendekatkan petani dengan TNI terutama dalam bidang pertanian.
Selain merupakan tugas TNI dalam yang bersentuhan dengan masyarakat yakni babinsa, sinergi dengan petani dilakukan sebagai bentuk nyata pelaksanaan “serbuan teritorial” Kodim 0421/LS termasuk di wilayah Koramil Penengahan dan kepedulian TNI dalam mewujudkan program pemerintah untuk menyukseskan swasembada pangan di wilayah kerja teritorial masing-masing.
“Kita memiliki beberapa Babinsa di masing masing desa dan salah satu tugasnya mendampingi para petani dari mulai masa tanam hingga masa panen,”ungkap Kapten Sukandi.
Sebelum panen dimulai ungkap Sukandi, anggota Koramil Penengahan juga melalui para  Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah itu menyampaikan tentang perlunya percepatan penanaman dalam musim tanam. Babinsa juga mengimbau dan mengarahkan warga masyarakat, khususnya kelompok tani dan Gapoktan agar jangan takut dan pasrah kepada keadaan tetapi bagaimana kita bisa mengatasi masalah.
Danramil Penengahan melalui Babinsa juga mengaku bangga terhadap petani yang sudah bisa melaksanakan arahan dan sosialisasi yang telah dilakukan PPL dan Koramil, sehingga benar benar terbukti adanya perubahan perilaku dalam pengolahan areal sawah, dari yang sebelumnya menggunakan cangkul sekarang sudah menggunakan alsintan.
“Dengan ketahanan pangan yang kuat, ketahanan nasional secara otomatis akan semakin kuat dan situasi keamanan juga akan semakin kondusif dikarenakan rakyatnya sejahtera,” ujar Kapten Sukandi.
Program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Penengahan menurut Kapten Sukandi dilakukan untuk  mendorong proses petani dalam mengelola lahan pertanian. Pendampingan dilakukan tak hanya bagi petani padi tetapi juga petani jagung.
“Kita lakukan pendampingan ke petani padi dan jagung sejak masa tanam hingga proses pemanenan termasuk ketersediaan pupuk dan distribusinya sementara soal harga ditentukan oleh pemerintah”ungkap Kapten Sukandi.
Sukandi mengungkapkan, langkah yang dilakukan anggota Koramil Penengahan di masyarakat diantaranya melakukan kegiatan gotong royong bersama masyarakat dalam pembersihan saluran irigasi.
Selain itu beberapa kali anggota Koramil Penengahan bahkan terlibat dalam penanaman padi saat masa tanam. Pendampingan dilakukan kepada petani terutama di wilayah Kecamatan Ketapang yang merupakan wilayah lahan pertanian jagung.
Berdasarkan pantauan Cendana News wilayah lahan pertanian di Kecamatan Penengahan telah memasuki masa panen baik tanaman jagung maupun tanaman padi. Terutama di wilayah Desa Banjarmasin, sementara masa panen padi masih berlangsung di Desa Pasuruan, Desa Kelau dan beberapa desa di Kecamatan Penengahan.
Lihat juga...