![]() |
| Universitas Airlangga (Unair) Surabaya |
SURABAYA — Memberikan informasi kepada seluruh elemen masyarakat, Komisi Pemilihan Umum akan melakukan promosi melalui berbagai media massa. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ketidaktahuan masyarakat, seperi yang terjadi dibeberapa universitas di Surabaya.
Dalam penelurusuran Cendana News, sejumlah mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Surabaya mengaku tidak mengetahui tanggal tepatnya pemilihan kepala daerah (pilkada).
Sinta (19 tahun) mahasiswi Unair semester tiga mengaku belum mengetahui tanggal pelaksanaan pilkada.
“Saya tidak tahu kapan hari pencoblosan, yang saya tahu cuma ada 2 pasangan saja,” terang mahasiswi jurusan Fisika ini kepada Cendana News, Selasa (3/11/2015).
Alfin Dimas (22 tahun) mahasiswa Unair Jurusan Statistika juga mengamini apa yang dikatakan oleh Sinta, ia mengaku tidak mengetahui kapan hari coblosan berlangsung.
“Saya tahunya cuma ada Risma-Whisnu dan Rasiyo-Lucy yang akan maju pilwali nanti,” jelas mahasiswa semester 9 ini.
Dwiki (19 tahun) mahasiswa Jurusan Fisika menjelaskan ia mengetahui kapan pelaksanaan pilkada serentak.
“Tanggal 9 Desember 2015, calon Pilwali di Surabaya ada 2 paslon, yaitu Rasiyo-Lucy sama Risma-Whisnu,” jelasnya.
Ia mengaku mendapatkan informasi tersebut dari media, sedangkan sosialisasi resmi dari KPU ia tidak mengetahui.
“Pemasangan spanduk dan banner saya rasa masih kurang, soalnya hanya dipasang di jalan besar, di kampung-kampung saya rasa masih kurang,” ujarnya.
Ketiga mahasiswa ini berharap saat proses pelaksanaan pilkada tidak ditemukan kecurangan, dan jika nanti sudah terpilih harus bisa mengemban amanah sesuai janji saat kampanye.

JURNALIS : CHAROLIN PEBRIANTI
Jurnalis Cendana News wilayah Jawa Timur. Gabung dengan Cendana News Mei 2015.
Akun twitter : @charolineemoo