Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Badai Ismoyo mengakui khawatir dengan keterlambatan pengiriman vaksin ini bisa mempengaruhi minat masyarakat melakukan vaksinasi.
AstraZeneca telah merealisasikan pengiriman 14,7 juta dari total 50 juta dosis vaksin COVID-19 untuk Indonesia sesuai dengan perjanjian bilateral kedua belah pihak dalam upaya penanggulangan pandemi.
Kementerian Kesehatan Malaysia akan menghentikan penggunaan vaksin COVID-19 buatan Sinovac China, setelah pasokannya habis. Sementara, stok vaksin jenis lain, mencukupi untuk program vaksinasi.
Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (UNPAD) Prof Cissy Kartasamita mengemukakan vaksin COVID-19 dosis ketiga penting untuk melindungi tenaga kesehatan (nakes).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengajukan tambahan satu juta dosis vaksin ke Kementerian Kesehatan. Tambahan tersebut, untuk keperluan vaksinasi COVID-19 yang menyasar pelajar SD dan SMP, serta warga usia 18 tahun ke atas.
Ia mengatakan warga hanya perlu sukarela mendatangi sentra vaksinasi yang disediakan setelah mengajukan pendaftaran melalui aplikasi Jakarta Kini (JAKI).